Rabu, 15 April 2026

UEFA EURO 2024

Juara Euro 2024, Spanyol Jadi Tim dengan Pelanggaran Terbanyak

Juara Euro 2024, Spanyol menjadi tim dengan pelanggaran terbanyak sepanjang turnamen Euro 2024.

TribunBengkulu.com/UEFA
Berdasarkan data UEFA, spanyol mencatatkan 94 pelanggaran dalam 7 pertandingan di turnamen Euro 2024. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Juara Euro 2024, Spanyol menjadi tim dengan pelanggaran terbanyak sepanjang turnamen Euro 2024.

Berdasarkan data UEFA, spanyol mencatatkan 94 pelanggaran dalam 7 pertandingan.

Dari jumlah tersebut, 16 di antaranya diganjar 16 kartu kuning dan 1 kartu merah.

Kartu merah didapat saat Spanyol berhadapan dengan Jerman pada babak Perempat Final Euro 2024.

Dani Carvajal diganjar kartu merah di detik-detik akhir pertandingan.

Jumlah pelanggaran yang dilakukan pemain Spanyol ini jauh melampaui Jerman yang berada di urutan kedua dengan 68 pelanggaran sepanjang turnamen Euro 2024.

Baca juga: Kemenangan Dramatis Spanyol di Final Euro 2024, La Roja Jadi Pemegang Gelar Juara Terbanyak

Jerman mencatatkan 68 pelanggaran sebelum lajunya dihentikan Spanyol di babak Perempat Final.

Namun demikian, timnas Spanyol juga menerima banyak pelanggaran.

Spanyol berada di urutan kedua menerima pelanggaran dengan total 75 pelanggaran.

Spanyol hanya berada 1 tingkat di bawah Inggris yang menerima 95 pelanggaran.

Spanyol menang dramatis atas Inggris di final Euro 2024 dan menjadi pemegang rekor gelar juara terbanyak.
Spanyol menang dramatis atas Inggris di final Euro 2024 dan menjadi pemegang rekor gelar juara terbanyak. (UEFA)

Spanyol Juara Euro

Spanyol menutup EURO 2024 yang mengesankan dengan memenangkan final menegangkan hari Minggu melawan Inggris dengan skor 2-1.

Dengan demikian, La Roja meraih gelar keempatnya sebagai juara Euro sekaligus menjadi pemegang rekor gelar juara terbanyak.

La Roja mengawali laga dengan menekan penuh ketika John Stones harus sigap menggagalkan upaya tendangan Nico William dari sisi kiri.

45 menit pembukaan di Olympiastadion berubah menjadi perang gesekan karena kedua negara berjuang untuk saling menghancurkan sepenuhnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved