Rabu, 29 April 2026

Berita Bengkulu Utara

BBM di Pulau Enggano Bengkulu Terbatas, Isi Pakai Ember-Motor Maksimal 5 Liter per Hari

Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Enggano menjadi salah satu hal yang menjadi fondasi perputaran ekonomi masyarakat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
Momen saat para pengendara mengantre dan mengisi BBM di SPBU yang ada di Pulau Enggano Bengkulu, Rabu (18/7/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pulau Enggano Bengkulu menjadi salah satu hal yang menjadi fondasi perputaran ekonomi masyarakat. 

Dengan keterbatasan transportasi stok BBM harus diatur dengan baik agar tercukupi hingga pengiriman berikutnya. 

Tak jarang, ketika cuaca tidak bersahabat BBM tidak bisa masuk hingga menyebabkan kelangkaan. 

Pekerja SPBU Junaidi mengungkapkan, setiap kendaraan yang ingin mengisi BBM harus menyertakan plat kendaraan dengan jumlah yang dibatasi. 

"Untuk kendaraan sepeda motor, dalam satu hari maksimal 5 liter dan untuk mobil maksimal 20 liter," ujar Junaidi, Kamis (18/7/2024). 

Dari pantauan TribunBengkulu.com, SPBU di Pulau Enggano hanya ada di Desa Malakoni dan tidak menggunakan mesin SPBU seperti pada umumnya. 

Tampak para pengendara mengantre sembari menyebutkan plat kendaraan lalu menyebutkan jumlah liter yang akan dibeli. 

Operator SPBU pun akan menginput data kendaraan dan jumlah liter melalui aplikasi yang berada di gadget petugas. 

BBM pun dimasukkan ke dalam ember, lalu pemilik kendaraan memasukan BBM tersebut ke dalam kendaraan secara manual. 

Terkait harga, BBM di Pulau Enggano tidak jauh berbeda dengan di lokasi lainnya, untuk pertalite sebesar Rp 10 ribu per liter. 

"Kita ada solar sama minyak tanah juga, kalau untuk minyak tanah di sini harganya Rp 6 ribu per liter, karena masih masuk subsidi," kata Junaidi. 

Sementara itu, Anwar salah satu warga Desa Malakoni mengharapkan ada penambahan fasilitas pada SPBU. 

"Semoga nanti SPBU kami bisa seperti SPBU lainnya dan stok BBM bisa lebih banyak lagi, agar ketika badai tidak terjadi kelangkaan," ungkapnya. 

Baca juga: Produksi Padi di Pulau Enggano Bengkulu Menurun, Terserang Hama dan Kemarau

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved