Sabtu, 2 Mei 2026

Aksi Koboi Pegawai PN Depok

Sosok DLO Oknum Pegawai PN Depok Todongkan Senpi ke Warga, Ternyata Staf Panitera

Dalam video beredar tampak seorang pria yang disebut pegawai PN Depok, Jawa Barat, marah-marah dan menodongkan pistol ke warga.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
HO TribunBengkulu.com/Istimewa
Tangkapan Layar Pegawai PN Depok Viral Todongkan Pistol ke Warga. Sosok DLO Oknum Pegawai PN Depok Todongkan Senpi ke Warga, Ternyata Staf Panitera 

TRIBUNBENGKULU.COM - Terungkap sosok DLO Pegawai Pengadilan Negeri (PN) Depok yang belakangan viral terekam menodongkan pistol ke warga.

Video saat dirinya mendodongkan pistol jadi sorotan di Instagram @depokhariini pada Senin (13/8/2024).

Dalam video beredar tampak seorang pria yang disebut pegawai PN Depok, Jawa Barat, marah-marah dan menodongkan pistol ke warga.

"Viral di media sosial, seorang pria yang diduga pegawai Pengadilan Negeri Depok menodongkan senjata api ke warga di perumahan Bojongsari, Depok," tulis unggahan tersebut.

Akibat kejadian tersebut, korban yang bernama Sartono mengalami luka di mata dan leher.

Baca juga: Aksi Koboi Diduga Oknum Pegawai PN Depok Todongkan Senpi ke Warga

Belakangan diketahui DLO adalah seorang staf Panitera Pengadilan Negeri Depok.

Ia nekat menodongkan pistol jenis airsoft gun ke warga di sebuah perumahan kawasan Bojongsari, Kota Depok, Jawa Barat.

Warga yang tidak diterima ditodong panitera Pengadilan Negeri Depok tersebut melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Detik-detik Aksi Koboi Pegawai PN

Beredar video rekaman detik-detik diduga pegawai Pengadilan Negeri Kota Depok menodongkan senjata api ke warga di perumahan Bojongsari, Depok.

Video viral tersebut diunggah akun Instagram @memomedsos_official, pada Selasa (13/8/2024)

Dalam unggahan tersebut dituliskan bahwa Humas PN Depok, Andry Eswin Sugandhi, mengonfirmasi bahwa pria tersebut adalah staf di kepaniteraan, tetapi peristiwa tersebut terjadi di luar jam kerja dan motifnya masih belum diketahui. 

Pemeriksaan internal oleh Wakil Ketua PN Depok sedang berlangsung untuk menentukan jenis senjata dan motif di balik aksi tersebut.

Eswin menegaskan bahwa pegawai PN Depok tidak dibekali senjata dan tindakan ini disayangkan oleh pihak pimpinan.

Hasil pemeriksaan belum tersedia, namun sanksi terberat yang mungkin dijatuhkan adalah pemberhentian dengan tidak hormat jika terbukti bersalah. 

Baca juga: Aksi Protes Pembeli BBM Pertamax di SPBU Pertamina Denpasar Bali, Kena Biaya Admin Rp 5 Ribu

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved