Ibu Bunuh Anak Tiri di Pontianak

Motif Ibu Tiri di Pontianak Tega Habisi Anaknya dan Sembunyikan dalam Karung  

Terungkap motif ibu tiri di Pontianak berinisial IF (24), habisi anaknya Ahmad Nizam Alfahri (6) dan sembunyikan dalam karung.

TribunBengkulu.com/Ist
Motif tersebut terungkap setelah Tiwi, ibu kandung Nizam, menemui langsung tersangka IF di Polda Kalbar. 

Mengetahui bahwa putranya telah tiada, iapun langsung memesan tiket pesawat ke Pontianak.

Ia menerangkan sudah dua tahun belakangan putranya itu tinggal bersama mantan suami dan ibu tirinya.

Sebelumnya sang putra tinggal bersamanya di jakarta. 

Selama dua tahun bersama Ayah dan ibu tirinya, ia mengatakan Nizam tidak pernah mengadu hal-hal buruk yang terjadi pada dirinya.

Setelah putranya meninggal dunia dan kasus ini mencuat ke publik, barulah ia mendapat kabar dari guru di sekolah yang menghubunginya.

Menurut informasi yang ia dapat, Nizam beberapa kali terlihat datang ke sekolah dengan kondisi memar di bagian tubuhnya.

"Kalau selama ini dia tidak pernah mengadu, tapi dari keterangan gurunya, dia sering kedapatan luka lebam. Tapi selama saya video call itu gak pernah dia mengadu begitu," tuturnya.

Terkait terduga pelaku, ia mengatakan hanya beberapa kali bertemu dengannya, dan itupun tidak pernah melakukan komunikasi secara intens.

Direncanakan, bila seluruh proses otopsi telah selesai putranya itu akan dimakamkan di Palembang, di kampung halaman sang mantan suami.

Tiwi pun berharap penegak hukum dapat memberi hukuman tegas kepada pelaku.

Tiwi, ibu kandung korban saat ditemui pada pra-rekonstruksi, Sabtu 24 Agustus 2024 mengatakan bahwa tersangka telah memiliki kebencian terhadap Ahmad Nizam sejak lama.
Tiwi, ibu kandung korban saat ditemui pada pra-rekonstruksi, Sabtu 24 Agustus 2024 mengatakan bahwa tersangka telah memiliki kebencian terhadap Ahmad Nizam sejak lama. (Kolase Tribun Bengkulu)

Puluhan Ibu-ibu Coba Serang Pelaku

Ditreskrimum Polda Kalimantan Barat menggelar pra rekonstruksi di lokasi penemuan jasad Ahmad Nizam (6) di dalam karung yang diduga dibunuh oleh ibu tirinya.

Pra rekonstruksi digelar langsung di rumah kediaman pelaku bersama anak tirinya,  Sabtu 24 Agustus 2024 siang

Dimulai sejak pukul 11.00, Pra rekonstruksi itu selesai pada sekira pukul 14.00 WIB.

Ketika tersangka IF alias ibu tiri korban, tersangka kematian Ahmad Nizam digiring keluar menuju mobil, puluhan ibu - ibu yang telah menunggu sejak lama langsung berusaha mengerumuni tersangka. 

Beruntung petugas kepolisian yang sigap berhasil menghalangi ibu - ibu yang tersulut emosi untuk menyerang tersangka.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved