Senin, 27 April 2026

Viral di Media Sosial

Dihalangi saat Kebelet BAB, Pria di Sumbar Nekat Cangkul Kepala Adik Ipar Hingga Tewas

SH (58) warga Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) nekat menganiaya adik iparnya sendiri lantara kesal dihalangi saat kebelet BAB.

Tribun Padang
Proses evakuasi jenazah RH usai dibunuh kakak iparnya sendiri di Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat. 

TRIBUNBENGKULU.COM - SH (58) warga Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) nekat menganiaya adik iparnya sendiri lantara kesal dihalangi saat kebelet buang air besar (BAB).

Korban RH (49) tak ingin menyingkir dari depan pintu WC saat pelaku ingin BAB.

RH pun ditemukan tewas dengan luka dibagian kepala akibat hantaman cangkul.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Tengah Sawah, Desa Silungkang Duo, Kecamatan Silungkang, Sawahlunto, Sumatera Barat, Kamis (29/8/2024).

Kasat Reskrim Polres Sawahlunto, AKP Syafrinaldi, mengungkapkan, pelaku berinisial SH panggilan Yan (58)  telah menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya.

Keduanya diketahui juga masih memiliki hubungan keluarga yakni korban merupakan adik ipar pelaku.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan pelaku, ia membacok kepala korban dengan cangkul sebanyak lima kali.

Kejadian berawal ketika ia terbangun dari tidur karena sakit perut dan ingin buang air besar sekitar pukul 05.30 WIB.

Namun, ia terhalang oleh korban yang sedang mencuci piring di dekat pintu WC. 

Pelaku meminta korban untuk menyingkir sejenak, tetapi korban diduga menolak dengan nada keras, yang memicu kemarahan pelaku. 

"Hal itu diduga membuat pelaku emosi dan melihat adanya cangkul yang ada di lokasi kejadian."

"Akhirnya pelaku memukulkan mata cangkul ke kepala korban sebanyak lima kali hingga meninggal," kata AKP Syafrinaldi.

Pelaku pun meninggalkan korban dalam kondisi kepala berdarah dan tergeletak di lantai.

Pria di sumbar tikam kepala adik ipar pakai cangkul hingga tewas
SH (58) warga Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) nekat menganiaya adik iparnya sendiri lantara kesal dihalangi saat kebelet buang air besar (BAB).

Kemudian datang saksi Herman dan Uzaifa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved