Senin, 20 April 2026

Kebakaran di Kota Bengkulu

Kebakaran Rumah Warga di Anggut Atas Bengkulu, 10 Unit Mobil Damkar Diturunkan

Kebakaran ludeskan rumah warga di Anggut Atas Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, pada Selasa malam (24/9/2024).

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
Kebakaran ludeskan rumah warga di Anggut Atas Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, pada Selasa malam (24/9/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Kebakaran ludeskan rumah warga di Anggut Atas Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, pada Selasa malam (24/9/2024).

Pemilik rumah Ade Yanto (38), dan istrinya Siska Sania (37) serta dua anaknya bernama Sakira (7) dan Aryan (4) pada saat kejadian kebakaran sedang tidak berada di lokasi. 

"Kalau awal kejadian kita belum tahu bagaimana karena saat kejadian kita lagi sama-sama kerja jadi rumah dalam keadaan kosong," ungkap Ade saat diwawancara TribunBengkulu.com. 

Korban kebakaran Ade mengetahui rumahnya dilahap si jago merah dari saudara yang menghubunginya melalui telepon.  Mendengar musibah itu, Ade langsung meluncur pulang.  . 

Saat tiba di lokasi kejadian kondisi api sudah membesar dan pihak pemadam kebakaran sudah datang. 

"Saya sampai, damkar sedang bertindak memadamkan api," ucap Ade 

Tidak butuh waktu lama petugas pemadam kebakaran berhasil memadamkan api sekitar 45 menit kemudian. Meski berhasil memadamkan api, namun semua barang yang ada di dalam rumah hangus terbakar.

"Kalau total kerugian belum bisa di hitung karena rumah memang habis semua, di sana ada kulkas, mesin air, mesin cuci, AC, TV, BPKB motor, ijazah, dua laptop selebihnya perabotan rumah," beber Ade. 

Dari kejadian yang menimpanya tersebut ia dan keluarganya tetap sabar menjalani musibah yang menimpanya. 

"Namanya musibah, ya pasti mungkin ada jalan keluarnya nanti, jalani saja ya sabar saja," kata Ade. 

Pantauan TribunBengkulu.com. suasana di sekitar rumah korban ramai orang bergantian datang mencoba menghibur dan menenangkan korban.

Meski terlihat tabah, namun raut wajah sedih korban Ade nampak ketika menyaksikan rumah yang ia tempati bersama istri dan anak-anaknya ludes terbakar.

Terpisah, tetangga korban, Keket (30) mengetahui ada kebakaran saat juru parkir teriak melihat api.

"Biasakan kami dengan warga Anggut ini sering duduk nongkrong di Pos Kamling RT 03, kemudian ada bang Met juru parkir teriak melihat api dari belakang warung manisan," jelas Keket. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved