Selasa, 5 Mei 2026

Teror Gangster di Bengkulu

Ingat, Pelajar Terlibat Gangster Dikeluarkan dari Sekolah, Kepsek Diminta Lakukan Pantauan Khusus

Siap-siap Pelajar Terlibat Gangster Dikeluarkan dari Sekolah, Kepsek Diminta Lakukan Pantauan Khusus

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Beta Misutra/TribunBengkulu.com
Kolase: Kadis Dikbud Provinsi Bengkulu Saidirman menyatakan pelajar di Bengkulu harus siap-siap dikeluarkan dari sekolah apabila terbukti terlibat dalam aktivitas gangster yang meresahkan masyarakat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pelajar di Bengkulu harus siap-siap dikeluarkan dari sekolah apabila terbukti terlibat dalam aktivitas gangster yang meresahkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Saidirman usai menghadiri pengarahan Kapolresta Bengkulu terkait pelajar terlibat gangster, di aula Mapolresta Bengkulu Selasa (1/10/2024).

Saidirman menyampaikan bahwa dirinya sudah meminta para Kepala Sekolah (Kepsek) di Bengkulu untuk melakukan pantauan khusus.

Terutama bagi para pelajar yang sudah sempat tertangkap oleh pihak kepolisian karena diduga terlibat aksi gangster.

"Saya sudah sampaikan pada para kepala sekolah bagi siswanya yang terlibat ini, dilakukan pengawasan khusus. Kita tetap terima mereka ini bersekolah, namun ketika  ini berulan secara otomatis sanksi yang terberat anak ini akan dikeluarkan dari sekolah," ungkap Saidirman.

Ke depan Saidirman juga sudah mengintruksikan pihak sekolah agar secara rutin melakukan pembinaan terutama pada para siswa laki-laki, melalui guru BK.

Agar mereka tidak terlibat kasus gangster, dan kasus-kasus lainnya yang mengarah kepada tindak kriminal.

"Mudah-mudahan mereka yang sempat terlibat ini masih bisa berubah. Kalau mereka menuruti kata-kata orangtuanya, mengikuti aturan sekolah dengan baik maka tidak ada alasan bagi kita untuk mengeluarkan mereka," kata Saidirman.

Atas adanya pelajar yang terlibat dalam gangster di Bengkulu, Dinas Dikbud Provinsi juga terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian.

Salah satu hasilnya, kedepan pihak kepolisian bakal datang ke sekolah-sekolah untuk melakukan penertiban kepada kendaraan yang dibawa oleh para siswa.

Memastikan juga di kendaraan tersebut tidak terdapat senjata tajam atau barang-barang yang dapat membahayakan orang lain.

Selain oleh anggota kepolisian razia rutin juga bakal dilakukan oleh pihak sekolah terhadap kendaraan para pelajar, sebagai tindak lanjut atas kejadian para pelajar di bengkulu diduga terlibat aksi gangster.

"Termasuk yang tidak punya SIM, saya juga sudah buat surat edaran agar mereka ini tidak membawa kendaraan bermotor," kata Saidirman.

Baca juga: Pengakuan Terduga Gangster Pelaku Pengeroyokan di Jalan Kapuas Bengkulu, Dipicu Balas Dendam

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved