Minggu, 12 April 2026

Hari Batik Nasional

Hari Batik Nasional 2024, Begini Pesona Kain Besurek, Batik Khas Bengkulu

Rabu 2 Oktober 2024 bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Tahun 2024, Hari Batik Nasional mengangkat tema "Bangga Berbatik".

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
Rabu 2 Oktober 2024 bertepatan dengan Hari Batik Nasional 2024 di Provinsi Bengkulu juga memiliki batik, yakni kain besurek. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Rabu 2 Oktober 2024 bertepatan dengan Hari Batik Nasional. Tahun 2024, Hari Batik Nasional mengangkat tema "Bangga Berbatik".

Di Provinsi Bengkulu juga memiliki batik, yakni kain besurek yang lebih dikenal dengan batik besurek. 

Bati besurek ini, memiliki banyak motif yang tak kalah indahnya dengan motif batik dari daerah lain. Kain besurek ini, identik dengan motif bunga rafflesia dan kaligrafi. 

Kendati demikian adaptasi motif lain di kain besurek ini tidak melunturkan ciri khasnya sebagai batik khas Bengkulu yang identik dengan motif bunga rafflesia dan kaligrafi. 

Setiap motif ini memiliki makna, misalnya motif burung kuau melambangkan kegagahan, motif bunga melambangkan manusia selalu bergandengan, kelopak satu dengan lainnya jadi rukun dan damai.

Paku lengkenai dengan lenturnya artinya musyawarah dan mufakat. Lalu ornamen rumah adat itu menandakan keagungan, kewibawaan. Juga dengan sistem pewarnaan yang tegas dan lugas.

Berta Wulandari, salah satu Tim Produksi Batik Bersurek Oase Gallery menjelaskan, minat terhadap batik besurek meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.

"Kami melihat peningkatan yang signifikan, terutama di kalangan usia 30 hingga 40 tahun. Bahkan banyak anak muda yang kini juga tertarik," kata Berta.

Untuk itu, Tim Produksi Batik Bersurek Oase Gallery yang beralamat di Jl. Raflesia, Nusa Indah Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu terus melakukan inovasi terhadap produknya.

Tidak hanya mencakup kemeja, tetapi juga jaket dan blus-blus kekinian, dengan mangsa pasar generasi muda. 

Berta menjelaskan saat ini kain Bersurek Bengkulu kini tidak hanya populer di Bengkulu saja. Akan tetapi, telah menembus pasar luar kota hingga luar negeri. Misalnya Jakarta, Lombok, dan Aceh. Bahkan Batik Bersurek ini telah di pasarkan di Singapura, Malaysia. 

Untuk menjaga pemasaran batik besurek ini, tim produksi terus berinovasi. Saat ini, Oase Gallery memiliki tujuh motif utama, seperti burung kuau, relung paku, kaligrafi, rembulan, pohon air, bunga ceria, dan mlanding. 

Juga berinovasi dengan menambahkan motif baru seperti bunga Rafflesia dan kaligrafi, serta mengombinasikannya dengan tenun dan bahan polos lainnya. 

"Hal ini tidak hanya menjaga keaslian batik, tetapi juga memberikan kesan modern yang cocok dengan tren saat ini," ujar Berta.

Baca juga: Sosok Pencipta Motif Batik Liku Sembilan Elok, Batik Khas Karya WBP Lapas Perempuan Bengkulu

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved