Selasa, 5 Mei 2026

Banjir di Bengkulu Selatan

Update Banjir Bengkulu Selatan, BPBD: Ada 4 Titik Banjir di 2 Desa yang Rendam 40 Unit Rumah Warga

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bengkulu Selatan, telah mengecek langsung 2 desa yang terdampak banjir yaitu Desa Padang Jawi dan Desa Tanjung Aur

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
Pantauan TribunBengkulu.com saat melihat Kondisi rumah saat terjadi banjir sekitar pukul 21.00 WIB, pada Kamis malam (3/10/2024). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Update banjir yang melanda 2 Desa di Kecamatan Bunga Mas, Bengkulu Selatan, pada Kamis (3/10/2024) malam.

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Bengkulu Selatan, telah mengecek langsung 2 desa yang terdampak banjir yaitu Desa Padang Jawi dan Desa Tanjung Aur, Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Penyebab banjir diduga adanya tumpukan sampah yang menutupi gorong-gorong di sekitaran jalan lintas. Ada empat titik di dua desa yang merendam kurang lebih 40 unit rumah warga," ujar Kepala Dinas BPBD Bengkulu Selatan Hen Yepi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Jumat (4/10/2024).

Hen mengatakan, genangan air tersebut sempat menganggu arus lalu lintas yang ada di Kecamatan Bunga Mas, namun tidak korban jiwa saat terjadinya banjir hanya saja ada kerugian barang-barang rumah akibat banjir.

Baca juga: Cerita Warga Terdampak Banjir di Desa Tanjung Aur Bengkulu Selatan, Tak Sempat Selamatkan Barang

"Tetapi banyak dari perabotan tumah tangga yang terendam bajir dan diperkirakan mengalami kerusakan. Lahan persawahan dan pertanian lainnya juga teredampak kerusakan akibat banjir tersebut," kata Hen.

Dengan ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap keluarga terdampak banjir, nantinya dari data tersebut BPBD bersama Dinas Sosial (Dinsos) dan Ketahanan Pangan (DKP) akan menyalurkan bantuan masa panik.

"Mungkin satu dua hari ini kami bersama PJS Bupati akan menyalurkan bantuan masa panik bagi keluarga terdampak bencana alam," singkat Hen.

Cerita Warga Terdampak

Cerita Rahudin (65) warga Desa Tanjung Aur, Bengkulu Selatan yang terdampak banjir, pada Kamis 3 Oktober 2024.

“Air naik Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, ini kali pertama kami banjir sampai kedalam rumah. Biasanya itu kalau hujan air naik cuman sampai dapur, tapi malam tadi air naik hingga seluruh ruang rumah,” ujar Rahudin kepada TribunBengkulu.com, Jumat (4/10/2024).

Saat ini Rahudin, masih merapikan rumah mereka masing-masing akibat banjir, dengan menjemurkan barang-barang seperti elektronik dan hewan ternak yang banyak mati hanyut akibat banjir.

“Ini barang elektronik kami seperti kulkas terendam, hewan ternak seperti ayam, bebek hanyut terseret banjir dan mati. Selain itu perabotan seperti kursi, kasur juga basah akibat banjir,” kata Rahudin.

Sementara itu, Ilana (44) juga terdampak banjir ini mengatakan, banjir masuk kedalam rumah merupakan pertama kalinya terjadi.

“Biasanya kami kalau hujan itu cuman sampai teras rumah tidak masuk ke dalam. Namun tadi malam air  masuk rumah, padahal rumah terasnya sudah lumayan tinggi,” jelas Ilana.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved