Rabu, 20 Mei 2026

Polisi Gendut di Trenggalek Wajib Diet

60 Polisi Gendut di Polres Trenggalek Jalani Program Diet Masal

Sebanyak 60 anggota  yang memiliki tubuh gendut atau obesitas, mengikuti program penurunan berat badan

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Kolase TribunJakarta
Polisi Gendut di Polres Trenggalek saat ikuti program diet massal. 60 Polisi Gendut di Polres Trenggalek Diwajibkan Jalani Program Penurunan Berat Badan 

TRIBUNBENGKULU.COM - Polres Trenggalek, Jawa Timur mewajibkan 60 anggota  yang memiliki tubuh gendut atau obesitas, mengikuti program penurunan berat badan mulai, Selasa (15/10/2024).

Program penurunan berat badan itu menyasar polisi gendut dan perut buncit yang memiliki berat badan sekitar 100-150 kilogram.

Kapolres Trenggalek AKBP Indra Ranudikarta mengatakan, program tersebut bertujuan untuk mengembalikan berat badan ideal para anggota kepolisian.

Program penurunan berat badan juga diharapkan mampu meningkatkan kebugaran dan kesehatan selama tugas operasional di lapangan.

Apalagi dalam beberapa waktu dekat ada sejumlah agenda penting yang membutuhkan perhatian kepolisian, seperti tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pilkada Kabupaten Trenggalek 2024 yang sudah berjalan.

Baca juga: Pernyataan Sherly Tjoanda Jadi Cagub Malut Gantikan Benny Laos yang Tewas Insiden Speedboat Meledak

“Kesehatan fisik sangat penting bagi anggota kepolisian agar dapat bekerja dengan maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata di, dilansir dari Kompas.com, Jumat (18/10/2024).

Peserta program berasal dari Polres Trenggalek dan Polsek jajaran di wilayah cakupannya.

Lantas, seperti apa program penurunan berat badan itu?

Program penurunan berat badan polisi gendut 

Untuk mencapai berat badan yang ideal, Indra mengatakan, puluhan polisi gendut akan diwajibkan mengikuti olahraga di Mapolres Trenggalek sebanyak tiga kali dalam satu minggu.

Di awal kegiatan, anggota kepolisian yang rata-rata memiliki perut buncit akan menjalani olahraga jalan kaki sejauh tiga kilometer di perkampungan di sekitar Mapolres Trenggalek.

Olahraga tersebut dilakukan secara bertahap dan ditingkatkan menjadi lari. Indra melarang anggotanya untuk langsung berlari karena dikhawatirkan mengalami cedera.

"Kalau langsung lari, saat ini tubuh mereka belum memungkinkan juga belum terbiasa," kata Indra.

Selain berolahraga, puluhan polisi gendut itu juga disarankan untuk mengatur pola makan yang sehat dan tidak berlebihan.

Nantinya, program penurunan berat badan akan dilakukan hingga anggota polisi Polres Trenggalek mencapai berat badan ideal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved