Kamis, 23 April 2026

Polisi Tembak Polisi di Solok Selatan

TERUNGKAP AKP Dadang Tembak Rumah Dinas Kapolres Solok Selatan Dengan 7 Peluru, Balas Dendam?

Usai melakukan penembakan terhadap AKP Ryanto Ulil dengan dua peluru yang mengenai kepala, AKP Dadang ternyata juga menembak Rumah Dinas Kapolres

TribunPadang.com
Berdasarkan keterangan Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan Sabtu (23/11/2024), ada setidaknya 7 lubang di kaca akibat tembakan dari tersangka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Usai melakukan penembakan terhadap Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil dengan dua peluru yang mengenai kepala, AKP Dadang ternyata juga menembak rumah dinas Kapolres Solok Selatan AKBP Arief Mukti dengan 7 peluru.

Saat kejadian, Arief Mukti sedang berada di dalam rumah dinas untuk beristirahat, sebab kejadian tersebut terjadi pda pukul 00.30 Wib.

Seperti diketahui, rumah dinas AKBP Arief Mukti berjarak sekitar 20 meter dari lokasi penembakan AKP Ulil.

AKP Dadang Iskandar diduga mencoba menghabisi AKBP Arief Mukti sang Kapolres dengan menembaki rumah tersebut.

Itu dilakukannya setelah menembak mati anak buah AKBP Arief Mukti, yakni AKP Ryanto Ulil Anshar yang menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Solok Selatan.

AKBP Arief Mukti yang ada di dalam rumah berhasil selamat karena tidak terkena tembakan.

Hanya saja beberapa kaca kamar di rumahnya itu berlubang.

Berdasarkan keterangan Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan Sabtu (23/11/2024), ada setidaknya 7 lubang di kaca akibat tembakan dari tersangka.

"Selongsong yang kita temukan itu hanya 6 di sekitar rumah kapolres, tapi lubangnya ada 7," lanjutnya.

Menurut Andry, terdapat 5 proyektil peluru yang ditemukan di rumah kapolres, 1 di antaranya sudah berupa serpihan.

Saat kejadian, Kapolres juga diketahui sedang berada di rumah dinasnya.

Hanya saja, tersangka tidak sempat bertemu dengan Kapolres.

"Posisi kapolres di dalam rumah, tidak bertemu tersangka," kata Andry.

Terkait motif AKP Dadang menembaki rumah kapolres, sampai saat ini pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman.

AKBP Arief Mukti pun akhirnya turut diperiksa oleh Polda Sumatera Barat berstatus sebagai saksi.

Profil AKBP Arief Mukti

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved