Selasa, 19 Mei 2026

Satpam Kebun Raya Bogor Dikeroyok

Duduk Perkara Rombongan Pesilat Keroyok Satpam Kebun Raya, Berawal Minta Diskon Padahal Sudah Tutup 

Awalnya, sebanyak 2 bus rombongan pesilat dari Banten mendatangi Kebun Raya Bogor saat jam operasional hampir tutup.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
TRIBUNBENGKULU.COM
Kolase Pengeroyokan Satpam Kebun Raya Bogor. Duduk Perkara Rombongan Pesilat Keroyok Satpam Kebun Raya, Berawal Minta Diskon Padahal Sudah Tutup  

TRIBUNBENGKULU.COM - Duduk perkara rombongan pesilat asal Banten melakukan pengeroyokan ke satpam Kebun Raya Bogor pada, Minggu (15/12/2024).

Awalnya, sebanyak 2 bus rombongan pesilat dari Banten mendatangi Kebun Raya Bogor saat jam operasional hampir tutup.

Petugas keamanan menerima kedatangan rombongan bus ormas pesilat di sore hari.

Kendati demikian, kedatangan rombongan ormas pesilat itu tidak meberikan pemberitahuan sebelumnya.

General Manager PT Mitra Natura Raya (MNR) sebagai pengelola KRB yakni Zaenal Arifin menceritakan detik-detik pengeroyokan tersebut.

"Pada hari Minggu sekitar pukul empat kurang, jam tersebut adalah menjelang tutup berakhirnya operasional Kebun Raya Bogor. Saat itu ada dua rombongan bis yang datang untuk berkunjung ke Kebun Raya dan rombongan tersebut tidak terkonfirmasi untuk melakukan kunjungan," ujar Zaenal Arifin dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan youtube tv one news, Jumat (20/12/2024).

Menurut Zaenal, mekanisme pengunjung Kebun Raya Bogor jika membawa rombongan dalam jumlah banyak adalah melakukan konfirmasi 1 atau 2 hari sebelum kedatangan.

Namun rombongan ormas pesilat itu tidak melakukan konfirmasi dan malah datang di waktu Kebun Raya Bogor nyaris tutup.

"Karena tidak terkonfirmasi, kunjungan dadakan, lalu sekuriti kami memberikan penjelasan kepada beberapa anggota rombongan bahwa sesaat lagi Kebun Raya akan berakhir operasionalnya," imbuh Zaenal Arifin.

Kata Zaenal, kala itu rombongan ormas pesilat tersebut sempat berkomunikasi baik-baik dengan satpam.

Bahkan petugas keamanan mempersilahkan rombongan tersebut untuk berdoa di depan Kebun Raya Bogor.

"Saat itu masih biasa-biasa saja saja, komunikasi berjalan baik. Bahkan dari mereka sudah memahami dan meminta waktu kepada kami untuk melakukan doa saja di depan pintu masuk Kebun Raya. Kami mempersilahkan untuk berdoa di depan Kebun Raya," pungkas Zaenal Arifin.

Namun entah kenapa emosi rombongan tersebut tiba-tiba memuncak lalu mengeroyok satpam Kebun Raya Bogor.

Diungkap Zaenal, sebelum adanya aksi pengeroyokan, satpam dan rombongan ormas pesilat sempat cekcok.

Baca juga: Nekatnya Melody Sharon Bohongi dan Seret Suami sampai Patah Kaki, Demi Ketemu Selingkuhan Jam 2 Pagi

"Setelah kami berikan waktu untuk berdoa, petugas kami sudah melakukan sesuai dengan SOP, mengingatkan kembali kepada rombongan untuk kembali ke bis. Mungkin terjadi cekcok dan sebagainya, tiba-tiba ada provokasi dan berujung pada tindakan pengeroyokan anggota sekuriti kami," ujar Zaenal.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved