Jumat, 12 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Pengusaha Rental Mobil Diduga Ditembak Komplotan Penggelapan Mobil, 1 Tewas 2 Luka

Viral di media sosial, video pengusaha rental mobil diduga ditembak komplotan penggelapan mobil, 1 orang tewas, 2 luka-luka.

Tayang:
X Radio Elshinta
Viral di media sosial, video pengusaha rental mobil diduga ditembak komplotan penggelapan mobil, 1 orang tewas, 2 luka-luka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengusaha rental mobil diduga ditembak komplotan penggelapan mobil, 1 orang tewas, 2 luka-luka.

Video saat kejadian terekam kamera amatir, dan kini menjadi viral dimedia sosial.

Salah satunya dibagikan akun X (twitter) Radio Elshinta pada Kamis (2/1/2025) siang.

"PENGUSAHA RENTAL MOBIL DIDUGA DITEMBAK PELAKU KEJAHATAN PENGGELAPAN MOBIL," tulis akun tersebut.

Menurut keterangan akun tersebut, kejadian penembakan tersebut terjadi pada Kamis (2/1/2025) dini hari.

"Beberapa orang ditembak oleh pelaku kejahatan yang diduga penggelapan unit rental mobil, Kamis (2/1) dini hari," tulisnya.

Masih menurut pengunggah, awalnya mobil disewa seseorang, namun ketika waktunya mobil dikembalikan, namun tidak ada kabar dari penyewa.

Tidak hanya itu, GPS mobil bahkan diputus hingga kemudian pemilik rental melakukan pengejaran hingga ke Rest Area Tol Balaraja, Tangerang.

"Kronologi menurut akun rentalmobilcikarang1, mobil di sewa dan harus waktunya pulang mobil belum pulang, dan GPS mobil di putus, rekan-rekan kita melakukan pengejaran ketemu lah mobil tersebut di rest area toll Balaraja Tangerang," tulis akun tersebut.

Namun, ketika pemilik rental mobil menemukan mobil tersebut, tiba-tiba terjadi kericuhan hingga korban ditembak mati.

"Di saat pelaku di datangi pemilik rental, tiba-tiba datang teman-teman pelaku yang membawa senjata api dan menembakannya," tulisnya lagi.

Unggahan tersebut kini telah mendapatkan lebih dari 1,2 juta tayangan dan dibagikan lebih dari 2 ribu kali.

Tidak hanya itu, video tersebut juga mendapatkan lebih dari 415 komentar.

"Mulai banyak yg berani pake senpi gini ga ada preventif pak? Teroris aja ada datanya ini kayak gini masak ga kedetect? @ahriesonta @ListyoSigitP @DivHumas_Polri ayolah pak masak marwah kepolisian makin gelap aja. Sedih tiap denger beritanya. Mau coba optimis tapi kok makin susah," tulis akun @RainyHindia.

"Harusnya hukuman mati ini. Pembunuhan berencana, penggelapan mobil, pemilihan senpi, lengkap Gimana pak @DivHumas_Polri @ListyoSigitP," akun @Afwan ikut mengomentari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved