Viral di Media Sosial
Penjelasan BRIN soal Kalender 2025 Sama dengan 1975, Ternyata Bukan Karena Fenomena Kembar Antariksa
Jika disandingkan, kalender 2025 ternyata memang sama persis dengan kalender 1975.
Artinya, suatu tahun dengan total 366 hari atau disebut sebagai tahun kabisat akan kembali terjadi setiap empat tahun, sedangkan tahun lainnya berjumlah 365 hari.
Rata-rata jumlah hari dalam kalender Masehi sendiri adalah 365,25 hari.
Dari informasi ini, bisa diketahui susunan kalender berulang atau sama persis setiap 28 tahun.
"Jadi kalender yang sama pola tanggal dan hari yang sama punya siklus 4 (tahun kabisat) x 7 (hari) = 28 tahun," terang Thomas.
Dia melanjutkan, guna mengetahui apakah suatu siklus memiliki pola yang sama dengan siklus kalender lain, bisa dilihat pada tiga bulan pertama, yakni Januari, Februari, dan Maret (JFM).
Jika tanggal dan hari pada tiga bulan pertama itu memiliki pola yang sama, maka sembilan bulan sisanya juga mempunyai pola serupa.
Dengan menggunakan siklus 28 tahun, bisa diketahui bahwa kalender 2025 sama persis dengan kalender 1997 dan penanggalan 1969.
Di sisi lain, kalender 2025 memiliki pola tiga bulan pertama (JFM) yang sama dengan 2014 dan 2031.
"Siklus 2031 sebelumnya (siklus 28 tahun) adalah 2003, 1975, dan seterusnya. Itu alasan kesamaan 2025 dengan 1975," ungkap Thomas.
Merujuk penjelasan di atas, persamaan kalender 2025 dengan kalender 1975 bukan disebabkan oleh siklus berulang 50 tahun, melainkan karena siklus 28 tahun dan pola kesamaan tiga bulan pertama.
Tidak ada kaitannya dengan kondisi antariksa
Persamaan dua kalender pun tidak menandakan adanya fenomena yang sama atau kembar di luar angkasa pada tahun tersebut.
Dilansir dari Kompas.com, Selasa (5/1/2021), sistem matematika adalah pembulatan yang diterapkan secara cermat pada kalender berdasarkan proses kerja benda-benda langit, khususnya Bumi dan Matahari.
Pembulatan tersebut bertujuan untuk memudahkan manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Contoh sederhana dari pembulatan dan hitungan matematis ini bisa dilihat dari penetapan tahun kabisat dan non-kabisat.
Pinkan Mambo Jual Kangkung Rp150 Ribu Seporsi, Tiktokers Ini Geleng Kepala: Kehilangan Akal Sehat |
![]() |
---|
Niat Fitri Nikahi Kakek 73 Tahun di Bengkulu Tengah, Memang Mencari Pendamping Hidup |
![]() |
---|
Siapa Sosok Mertua Maki Menantu Saat Persalinan 'Biar Kamu Mati Tapi Lahirkan Dulu Anak Itu' |
![]() |
---|
Arti Kibarkan Bendera One Piece Jelang HUT ke-80 RI, Sindiran Pemerintahan di Negeri Ini? |
![]() |
---|
Alasan 4 Anak Tega Buang Ibu Kandung ke Panti Jompo di Malang Bikin Pilu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.