Kamis, 4 Juni 2026

Bos Rental Mobil Tewas Ditembak

Bos Rental Mobil Tewas Ditembak di Tangerang, Ternyata Sempat Minta Pendampingan Polisi Tapi Ditolak

Sebelum terjadinya penembakan rupanya anak korban sempat minta pendampingan ke pihak polisi namun ditolak.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Instagram Dhemit is Back
Foto situasi saat penembakan di Tangerang. Sempat Minta Pendampingan ke Polisi Tapi Ditolak, Bos Rental Mobil Tewas Ditembak di Tangerang 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sebelum terjadinya penembakan rupanya anak korban sempat minta pendampingan ke pihak polisi namun ditolak.

Insiden penembakan yang menewaskan bos rental mobil, Ilyas Abdurrahman (43) terjadi di rest area KM 45 Tol Tangerang-Merak, Kamis (2/1/2025).

Agam Muhammad Nasrudin, anak bos rental mengatakan jika dirinya sempat meminta pendampingan dari Polsek setempat karena tahu jika pelaku membawa senjata api.

Namun sayangnya permintaan Agam justru ditolak.

"Kami minta pendampingan di Polsek karena tahu pelaku bawa senjata api, tapi petugas yang berjaga tidak mau membantu," kata Agam kepada wartawan, Kamis (2/1/2025) dilansir dari Kompas.com.

Rupanya tak sekali Agam meminta pendampingan dengan polisi, kedua kalinya Agam emncoba untuk meminta pendampingan kepada polisi namun berbeda tempat karena ketika itu, posisi Agam tengah mengejar pelaku.

Namun lagi-lagi Agam ditolak oleh pihak polisi, meski dirinya telah berusaha untuk menjelaskan situasi yang dialaminya saat ini.

Penembakan ini berawal ketika pelaku menyewa mobil Honda Brio pada 31 Desember 2024. Namun, pada 1 Januari 2025, dua dari tiga perangkat GPS mobil tersebut ditemukan dipotong.

Baca juga: Kronologi Bos Rental Mobil Tewas Ditembak di Tangerang, Lacak Keberadaan Pelaku yang Gelapkan Mobil

Agam bersama ayahnya dan tim rental mobil mulai melacak keberadaan mobil tersebut hingga ke daerah Pandeglang.

Setelah memergoki mobil Brio di pertigaan Saketi, pelaku sempat menodongkan senjata api sambil mengaku sebagai anggota TNI AU.

Situasi semakin kacau ketika sebuah mobil Sigra hitam yang diduga rekan pelaku menabrakkan kendaraannya ke tim rental. Kedua mobil, Brio dan Sigra, kemudian kabur.

"Setelah itu kami melanjutkan pengejaran menggunakan GPS hingga ke daerah Anyer. Di sana, kami meminta pendampingan dari Polsek terdekat, tetapi mereka tetap menolak meski kami menjelaskan situasinya," ujar Agam.

Pengejaran terus dilakukan hingga rest area di KM 45 Tol Tangerang-Merak, tempat mobil Brio akhirnya berhenti. Saat itu, tim rental berhasil menangkap salah satu pelaku. Namun, situasi kembali memanas ketika rekan pelaku dari mobil Sigra kembali muncul dengan senjata api.

"Terjadi tembakan sekitar empat sampai lima kali. Saya dan beberapa tim sempat kabur mencari perlindungan," kata Agam.

Dalam insiden itu, Ilyas Abdurrahman dan seorang anggota tim rental, Ramli, terkena tembakan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved