Berita Kepahiang
RSUD Kepahiang Miliki Layanan Cuci Darah Mulai 2025, Bisakah Ditanggung BPJS?
RSUD Kepahiang akan membuka layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di tahun 2025 ini.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - RSUD Kepahiang akan membuka layanan hemodialisis (HD) atau cuci darah di tahun 2025 ini.
Layanan unit HD ini akan melayani masyarakat Kepahiang yang membutuhkan cuci darah.
Selama ini, pasien yang cuci darah harus melakukannya di Rejang Lebong, atau ke Kota Bengkulu.
Kepala Cabang BPJS Kesehatan Kepahiang Desnita Adelina mengatakan secara umum, layanan cuci darah ini akan tercover atau bisa ditanggung BPJS.
Hanya saja, nantinya akan dilakukan penilaian terlebih dulu, sebelum akhirnya layanan ini bisa didapatkan masyarakat dengan BPJS.
"Jadi, setelah pihak rumah sakit mengajukan permohonan HD, kita lakukan penilaian soal sarana dan prasarananya. Setelah itu, baru akan tercover di BPJS Kesehatan," kata Adelina kepada TribunBengkulu.com, Minggu (5/1/2025).
Direktur RSUD Kepahiang, dr. Febi Nursanda sebelumnya mengatakan unit HD diusulkan untuk dibangun pada tahun 2025 ini.
Dia menyebutkan permintaan unit HD di Kepahiang cukup tinggi dari masyarakat, yang selama ini harus ke Rejang Lebong atau Kota Bengkulu.
Namun, pihak RSUD juga berharap dukungan dari pemerintah daerah, terutama untuk bangunan gedung yang akan digunakan sebagai unit HD.
Pihak RSUD sendiri akan mempersiapkan tenaga medis dan paramedis yang dibutuhkan dalam melayani pasien.
"Karena selain alat kesehatan, kita juga membutuhkan gedung untuk unit HD ini," ujar Febi.
Baca juga: Harga Beras di Kepahiang Bengkulu Awal Tahun 2025, Beras Lokal dan Lampung Masih Stabil
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kepala-Cabang-BPJS-Kesehatan-Kepahiang-Desnita-Adelina-soal-unit-HD.jpg)