Minggu, 7 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Sepi Pengunjung, Perpusda Bengkulu Utara Tingkatkan Minat Baca Lewat Pusling dan EBook Ratu Samban

Sepi Pengunjung, Perpusda Bengkulu Utara Tingkatkan Minat Baca Lewat Pusling & EBook Ratu Samban

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara Suharlan dan Kepala Bidang pengelolahan, layanan dan pelestarian bahan pustaka Ahmad Bastari saat Diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (8/1/2025). Ahmad Bastari menerangkan jumlah pengunjung Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bengkulu Utara alami penurunan di tahun 2024.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Jumlah pengunjung di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bengkulu Utara makin sepi dan selalu mengalami penurunan. 

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara Suharlan mengungkapkan, penurunan pengunjung terjadi sejak tahun 2020. 

"Setelah covid-19 ini kunjungannya sangat menurun sekali. Rata-rata hanya mencapai 5-10 orang perharinya yang tercatat di tahun 2024 ," ungkap Suharlan, Rabu (8/1/2025). 

Menurutnya, sebelum covid-19 dalam sehari rata-rata pengunjung ke Perpustakaan Daerah di Bengkulu Utara mencapai 50-100 orang.. 

"Sebelum covid kita kunjungannya sehari itu ada 50 orang, ditambah mahasiswa Universitas Ratu Samban yang dulu sering berkegiatan di sini bahkan mencapai 100 orang," beber Suharlan. 

Ia mengajak, masyarakat dalam peningkatan akreditasi perpusda Kabupaten Bengkulu Utara yang saat ini masih C, diperlukan bayak pengunjung dalam penilaian peningkatan akreditasi. 

Baca juga: Sidang Dakwaan Oknum Pimpinan Ponpes, 3 Santriwati di Bengkulu Utara Jadi Korban Asusila

Akibatnya pihak Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bengkulu Utara berupaya untuk melakukan inovasi program dalam meningkatkan minat baca dan minat pengunjung tempatnya. 

"Salah satunya kita jalankan kerjasama dengan kominfo untuk menarik minat pengunjung, kemudian kita MOU dengan sekolah-sekolah untuk meningkatkan hal tersebut," ucap Suharlan. 

Selain itu, upaya lainnya untuk meningkatkan minat baca yakni Perpustakaan Keliling (Pusling) dan membuat aplikasi di playstore yang memudahkan masyarakat dalam mengakses buku. 

"Kita ada pusling yang dulu juga berjalan bagus, antusias masyarakat juga bagus, cuma karena anggaran yang dialihkan secara berkelanjutan, insyaallah ditahun ini akan dimulai kembali," terang Suharlan. 

Sementara aplikasi membaca yang dapat diakses oleh masyarakat secara online bernama E-Ratu Samban. 

"Alhamdulillah tahun ini kita sudah ada Ebook Ratu Samban dengan 1.256 judul dengan 2.512 eksemplar," ucap Suharlan. 

Akan tetapi, memang aplikasi tersebut belum launching karena ada beberapa proses yang masih perlu disesuaikan. 

Ditambahkan oleh Kepala Bidang pengelolahan, layanan dan pelestarian bahan pustaka Ahmad Bastari menjelaskan, terkait upaya peningkatan minat baca melalui program silang layan. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved