Senin, 8 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Perjuangan Guru SD di Cianjur, Terjang Arus Sungai Demi Mengajar Gegara Jembatan Putus 

Perjuangan seorang guru di Cianjur rela menyebrangi sungai demi bertugas mengajar di sekolah. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunnewsBogor
Perjuangan Guru SD di Cianjur, Terjang Arus Sungai Demi Mengajar Gegara Jembatan Putus 

TRIBUNBENGKULU.COM - Perjuangan seorang guru di Cianjur rela menyebrangi sungai demi bertugas mengajar di sekolah. 

Ia nekat menyebrangi arus sungai yang deras lantaran jembatan putus. 

Namun, hal itu tak menjadi alasan bagi dirinya untuk tetap menjalankan tugas sebagai seorang guru. 

Meski air sungai yang diterobos Pak Guru tersebut dalam di beberapa areanya, namun itu tak menjadi alasan bagi dirinya untuk tetap menjalankan tugas sebagai seorang guru.

Padahal jika tak berhati-hati menginjak dasar sungai saat menyeberang, Pak Guru tersebut bisa saja celaka.

Diketahui, guru SD berhati mulia itu bernama Syarif Hidayat (57), Guru SDN Margalaksana Campaka.

Dia nyaris basah kuyup setelah sempat terpeleset saat menyusuri aliran Sungai Cikondang, Desa Girimukti, Campaka, Cianjur tersebut, Jumat (10/01/2025). 

"Tadi saya cari-cari tempat yang tidak terlalu dalam untuk menyeberang, tapi ternyata airnya setinggi pinggang," ujar Syarif dikutip dari Kompas.com.

Guru ini mengaku tidak punya pilihan lain selain menyeberangi dasar sungai karena jembatan alternatif menuju sekolah berjarak cukup jauh.

"Kalau lewat jembatan lain harus memutar jauh, sekitar 3 kilometer, sementara saya jalan kaki. Biasanya, saya lewat jembatan ini, tetapi kemarin, kan, terputus," kata dia.

Menurut Syarif, jembatan rawayan ini sangat vital bagi masyarakat, terutama siswa sekolah, karena merupakan akses terdekat menuju sekolah. 

"Anak-anak juga tadi pada terpaksa memutar jalan ke sekolahnya. Kasihan, karena kebanyakan dari mereka juga jalan kaki," ucapnya. 

Syarif berharap pemerintah segera memperbaiki jembatan ini agar siswa tidak lagi kesulitan mengakses sekolah. 

Sebelumnya, tiga pelajar SMP di Kabupaten Cianjur tercebur ke sungai setelah jembatan rawayan yang mereka lintasi tiba-tiba putus. 

Beruntung, ketiganya berhasil dievakuasi warga dan tidak sempat terseret arus. 

Para korban hanya mengalami luka ringan.

Jembatan gantung yang menghubungkan Kampung Panyandungan dengan Sukaresmi, Desa Girimukti, Kecamatan Campaka ini mengalami kerusakan akibat kawat sling putus, Kamis (9/1/2024) petang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved