Selasa, 5 Mei 2026

Timnas Indonesia

Tagar KluiverOut Trending, Patrick Kluivert: Saya Hanya Menerima Hal-Hal yang Positif

Najwa Shihab meminta tanggapan Patrick Kluivert terkait tagar #KluivertOut yang menjadi trending topik beberapa hari terakhir.

Tayang:
YouTube Najwa Shibah
Pelatih baru timnas Indonesia, Patrick Kluivert saat diwawancarai secara ekslusif oleh Najwa Shihab pada Minggu (12/1/2025) petang. 

Setelah kabar itu ramai dipergunjingkan pencinta sepak bola tanah air hingga menjadi viral di media sosial, PSSI ternyata tetap mengabaikannya.

Terkait hal tersebut, anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga menegaskan bahwa seluruh calon pelatih Timnas Indonesia termasuk Patrick Kluivert bebas dari tindak kriminal.

Menurut Arya Sinulingga, jika Patrick Kluivert memang terlibat tindak kriminal, maka sudah pasti akan diblacklist di Eropa.

"Yang pasti kalau dia (calon pelatih Timnas Indonesia) terlibat match fixing ataupun pengaturan skor atau apapun yang berhubungan judi dengan itu, sudah pasti orangnya di blacklist di Eropa," kata Arya kepada wartawan di GBK Arena, Jakarta, Selasa (7/1).

Oleh karena itu, katanya, calon pelatih Timnas Indonesia sudah dapat dipastikan tidak mempunyai masalah hukum.

"Jadi kalau ada hoaks entah siapa pun namanya terserah lah ya, yang pasti tiga nama (kandidat pelatih) itu tidak diblacklist di Eropa, clear ya, jadi tidak diblacklist. Kalau diblacklist ya gak mungkin kita panggil," lanjutnya.

Namun demikian, sepertinya Arya Sinulingga lupa, bahwa ketika Patrick Kluivert terlibat skandal judi pengaturan skor, pada saat itu aktivitas berjudi pada pertandingan klub sendiri belum ilegal.

Tidak hanya itu, Patrick Kluivert akhirnya juga terjerat utang judi mencapai Rp 15 miliar.

Terlibat Judi dan Pengaturan Skor

Media Belanda, De Volkskrant, pernah memberitakan Patrick Kluivert terlibat masalah utang judi tersebut.

Kala itu Patrick Kluivert bahkan sempat diperas oleh kelompok kriminal akibat utang judi tersebut.

Menurut laporan tersebut utang menumpuk yang dilakukan oleh Kluivert pada tahun 2011 dan 2012, ketika dia masih menjadi pelatih tim cadangan di FC Twente. 

Pada saat itu, aktivitas berjudi pada pertandingan klub sendiri tidaklah ilegal.

Legenda asal Belanda ini akhirnya tidak sedang diselidiki atas dugaan pengaturan skor, namun dirinya akhirnya terbebas usai sebagian besar utangnya telah dilunasi, menurut laporan tersebut.

Pengacaranya, Gerard Spong, menekankan bahwa investigasi yang sedang berlangsung berkisar pada geng kriminal, bukan Kluivert. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved