Rabu, 13 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Nasib M Yunus, Oknum Polisi Polres Prabumulih Tabrak dan Tendang Muka Warga hingga Berdarah

Oknum polisi Polres Prabumulih bernama M Yunus kini menjadi sorotan publik setelah videonya menganiaya warga menjadi viral di media sosial.

Tayang:
Ist
Oknum polisi Polres Prabumulih bernama M Yunus kini menjadi sorotan publik setelah videonya menganiaya warga menjadi viral di media sosial. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok oknum polisi Polres Prabumulih bernama M Yunus kini menjadi sorotan publik setelah videonya menganiaya warga menjadi viral di media sosial.

Nasibnya menjadi sorotan dan Polres Prabumulih diminta untuk bertindak.

Kapolres Prabumulih AKBP Endro Aribowo SIK MAP melalui Wakapolres Kompol Eryadi Yuswanto SH MH telah mendatangi korban yang dirawat di RS AR Bunda Kota Prabumulih.

Wakapolres menyatakan akan bertanggung jawab dan menanggung biaya pengobatan korban akibat tindakan oknum anggotanya tersebut.

Namun demikian, belum diketahui hukuman yang mungkin akan diberikan kepada M Yunus.

Sedangkan pihak korban juga belum melakukan laporan resmi terkait insiden tersebut.

Januhari (54), korban yang ditabrak dan ditendang M Yunus hingga tersungkur dan berdarah mengaku memang belum membuat laporan polisi.

Jauhari mengatakan akan berkonsultasi dan berkomunikasi terlebih dahulu dengan keluarganya.

"Saya masih berkomunikasi dengan keluarga apakah kasus ini akan kami lanjutkan atau damai," katanya.

Insiden oknum polisi tendang pengendara dilaporkan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Provinsi Sumatera Selatan
Insiden oknum polisi tendang pengendara dilaporkan terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur, Provinsi Sumatera Selatan (Ist)

Kronologi Kejadian

Jauhari (54), korban yang diduga ditendang oleh oknum polisi Polres Prabumulih, menceritakan kronologi lengkap kejadian yang menimpanya.

Ia menjelaskan bahwa saat ditendang, ia sedang dalam kondisi kesakitan di pinggir jalan setelah mengalami kecelakaan.

Warga Dusun 1 Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim ini menjelaskan bahwa saat itu ia sedang berkendara dan hendak menyeberang ke minimarket di depan rumah dinas Walikota Prabumulih.

"Saat itu saya mau menyeberang ke Indomaret, saya sudah sangat lambat sekali. Setelah nyeberang tiba-tiba dari arah Palembang bapak itu dengan motor menabrak saya," ungkap Jauhari kepada wartawan, Senin (13/1/2025).

Jauhari, yang lahir di Curup pada 15 Juni 1970, mengaku bahwa setelah ditabrak, warga langsung membantunya mengangkat ke pinggir jalan beserta motornya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved