Kasus Pembunuhan Aktor Sandy Permana
Istri Aktor Mak Lampir Sandy Permana Minta Nanang Gimbal Dihukum Mati
Ade Andriani (36), berharap pelaku pembunuhan suaminya, Nanang Gimbal (45), dihukum mati setelah ditangkap polisi.
TRIBUNBENGKULU.COM - Istri mendiang aktor Sandy Permana, Ade Andriani (36), berharap pelaku pembunuhan suaminya, Nanang Gimbal (45), dihukum mati setelah ditangkap polisi.
"Kalau maunya sih hukuman mati," ujar Ade saat ditemui di kediamannya di Perumahan TNI/Polri, RT 05/RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi, Rabu (15/1/2025).
Ade juga berharap pelaku mendapat hukum setimpal karena telah menghilangkan nyawa suaminya.
"Iya harapannya semoga bisa diadili dengan hukuman seberat-beratnya, setimpal. Karena dia sudah menghilangkan nyawa suami saya," kata dia.
Seperti diketahui, Nanang Irawan alias Nanang Gimbal (47) kini telah ditangkap polisi dan harus bersiap-siap mendekam lama di bui.
Nanang dijerat dengan Pasal 354 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penganiayaan berat dan/atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.
Kasubdit Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Komisaris Bambang Askar Sodiq mengungkapkan, setelah menangkap dan menetapkan Nanang tersangka, Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya berencana menggelar pra-rekonstruksi peristiwa pembunuhan di lokasi kejadian di RT 05 RW 08, Desa Cibarusah Jaya, Kabupaten Bekasi.
"Sore ini, update terbaru, akan dilakukan pra-rekonstruksi untuk mencocokkan antara keterangan saksi yang sudah memberikan klarifikasi dengan keterangan tersangka," jelas Bambang.
Nanang ditangkap oleh Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Satreskrim Polres Metro Bekasi pada Rabu (15/1/2025) sekitar pukul 10.45 WIB.
Penangkapan berlangsung di RT 04 RW 09, Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Dalam pelariannya ke arah Karawang, Nanang sempat memangkas rambutnya.
Tindakan ini diambilnya untuk menghindari kejaran petugas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, menuturkan Nanang mencukur rambutnya saat masih dalam perjalanan kabur ke Karawang, Jawa Barat.
"Betul, berdasarkan keterangan pelaku sempat memotong rambut, saat pelarian ke Karawang," kata Ade Ary kepada Tribunnews.com, Rabu (15/1/2025).
Bukan ke tempat cukur, Ade Ary menyebut, Nanang mencukur rambutnya sendiri menggunakan gunting yang dipinjam dari warung.
"(Cukur) menggunakan gunting yang dipinjam di warung," jelasnya.
Nanang ditangkap saat sedang makan di warung.
Setelah ditangkap, Nanang disuruh oleh penyidik untuk menunjukkan lokasi pisau yang digunakannya untuk menikam Sandy.
Berdasarkan tayangan dari YouTube Kompas TV, Nanang berjalan menuju sebuah gapura yang ternyata dekat dengan kediamannya.
"Yang mana pisaunya?" kata salah satu penyidik.
Lalu, Nanang mengambil pisau yang digunakan untuk menikam Sandy di selokan dekat gapura.
"Oh ini ya?," tanya penyidik.
Kemudian, pisau tersebut dimasukkan ke sebuah plastik. Lalu, Nanang digelandang ke mobil berwarna merah untuk dibawa ke Polda Metro Jaya.
Potong Rambut
Ade Ary mengatakan Nanang memotong rambutnya untuk mengelabui polisi.
Dia meminjam gunting di warung dan mencukur rambutnya sendiri.
"Pelaku pun sempat memotong rambut, saat pelarian menuju Karawang. Menggunakan gunting yang dipinjam di warung dengan tujuannya agar tidak dikenali selama pelarian," imbuhnya.
Saat ini, tim gabungan masih menginterogasi pelaku untuk mendalami motifnya menghabisi nyawa Sandy Permana.
"Pasal yang dikenakan Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ujar Kabid Humas.
Kronologi
Sandy tewas dengan sejumlah luka tusuk. Dua luka tusuk di antaranya terdapat di bagian kepala korban.
"Saat dilakukan olah TKP, di tubuh korban terdapat perlukaan di bagian kepala kiri 3 Cm, lebar 1 Cm, perlukaan di belakang kiri telingga panjangnya 4 Cm," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2024).
Selain itu terdapat luka gores di pipi kiri Sandy dan luka robek di bagian perut korban. Saat ini, polisi masih berupaya untuk menangkap pelaku pembunuhan.
"Mohon waktu tim gabungan akan usut tuntas dan tangkap pelaku," ujar Ade Ary.
Di sisi lain, Sandy diketahui sempat berduel dengan seorang pria sebelum ditikam hingga tewas.
Fakta itu terungkap setelah polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa saksi-saksi.
"Setidaknya ada empat saksi, itu antara lain seorang ibu yang melihat korban diduga sedang berkelahi," kata Ade Ary.
Ade Ary mengungkapkan, pria yang berduel dengan korban sempat melotot sebelum akhirnya meninggalkan lokasi kejadian.
"Kemudian yang sedang berkelahi dengan korban itu melotot dan akhirnya pergi," ungkap Kabid Humas.
| Istri Nanang Gimbal Akhirnya Buka Suara, Bantah Terlibat Pembunuhan Sandy Permana |
|
|---|
| 'Didik Mereka yang Baik' PESAN Nanang Gimbal Pada Istrinya Usai Dijerat 15 Tahun Penjara Bunuh Sandy |
|
|---|
| Nanang Gimbal Dijerat 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Sandy Permana, Istri Korban Tak Terima |
|
|---|
| Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali |
|
|---|
| Tampang Tengil Nanang Gimbal Sebut Sandy Permana Aktor Galak dan Sinis Sebelum Tewas Dibunuhnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Ciri-Ciri-Pembunuh-Sandy-Permana-Aktor-Mak-Lampir-yang-Ditikam-Tetangga-Rambut-Gimbal-dan-Bertato.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.