Kasus Pembunuhan Aktor Sandy Permana
Duduk Perkara Nanang Gimbal Bunuh Sandy Permana, Tak Harmonis Sejak 2019 Gegara Acara Nikahan
Duduk perkara Nanang Gimbal nekat bunuh Sandy Permana pada Minggu (12/1/25) lalu.
TRIBUNBENGKULU.COM - Duduk perkara Nanang Gimbal nekat bunuh Sandy Permana pada Minggu (12/1/25) lalu.
Selama bertetanggaan, korban dan pelaku tidak menjalin hubungan yang harmonis.
"Sehari-hari tersangka menjalani kehidupan bertetangga dengan korban secara tidak harmonis," ungkap Kombes Wira Satya Triputra, dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya, dilansir dari KompastTV, Kamis (16/1/2025).
Nanang menyimpan dendam selama lima tahun sejak 2019 berawal dari korban dan istri hendak menggelar acara pernikahan.
"Saat itu korban hendak mendirikan tenda dengan memasuki perkarangan rumah tersangka. tersangka tidak pernah menyapa korban, demikian juga korban tak pernah menyapa tersangka," bebernya.
Tersangka tak terima lantaran Sandy melakukan penebangan pohon tanpa seizinnya.
"Sehingga, tersangka tidak menegur korban karena tersangka tahu korban sangat pemarah, atas perbuatan tersebut korban, tersangka merasa sakit hati dan menyimpan dendam," ujarnya.
Kemudian pada tahun 2020, tersangka dan keluarganya menjual rumahnya dan pindah di blok H5 yang tak jauh dari perumahan tersebut.
4 Tahun kemudian tepatnya pada Oktober 2024, RT setempat mengadalan rapat dalam rangka pergantian ketua RT 05.
Saat rapat terduga pelaku tidak senang atas pernyataan dari Sandy Permana, hingga terjadilah debat dan cekcok dalam rapat warga tersebut.
"Diduga ketua RT-nya melakukan perbuatan perselingkuhan dengan warga sekitar, dalam acara tersebut korban berteriak dan beradu mulut dengan istri ketua RT, lalu tersangka menegur korban dengan kalimat 'gausah teriak-teriak biasa aja',"
"Namun korban melototi tersangka dengan mengatakan 'elu bukan warga sini, gak usah ikut-ikutan', tersangka diam namun di dalam hati tersangka menambah dendam yang selama ini tersangka pendam terhadap korban," ungkap Wira.
Sandy Permana lanjut Kombes Wirasempat hendak melayangkan somasi kepada istri Nanang karena tidak terima dengan pernyataannya saat rapat warga.
Namun, somasi tersebut batal dilakukan.
"Istri tersangka berinisial Y disomasi melalui pesan WhatsApp menyebut bahwa tersangka ingin menyerang korban saat rapat, mendengar perkataan istrinya, tersangka tidak menanggapi namun menambah rasa benci kepada korban," serunya
Hingga pada Minggu (12/1/2025) sekira pukul 06.30 wib, tersangka melancarkan aksinya saat korban melintasi dengan mengendarai sepeda motor listrik.
Korban menatap sinis kepada tersangka sambil meludah ke arahnya.
Sandy Permana, Tak Harmonis Sejak 2019 Gegara Acara Nikahan (Istimewa)
Motif Pembunuhan
Pembunuhan bermula dari perasaan sakit hati Nanang yang merasa direndahkan oleh Sandy.
"Pelaku atau tersangka sakit hati karena merasa direndahkan oleh korban dengan cara melihat ke arah tersangka secara sinis dan korban meludah ke arah tersangka," ungkap Wira
Nanang tak terima dengan perlakuan Sandy hingga muncul niat jahat membunuh sang aktor.
Tersangka lantas mengambil sebilah pisau dari kandang ayam yang terletak di samping rumahnya dan berlari untuk melukai Sandy.
Nanang menyerang Sandy yang masih berada di atas motornya. Tanpa ragu, Nanang menusuk bagian perut Sandy dengan pisau tersebut.
“Modus operandi daripada pelaku dengan cara menusuk ke bagian perut kiri korban sebanyak dua kali dalam posisi korban masih berada di atas motor,” ujar Wira.
Sandy sempat memberikan perlawanan. Namun, Nanang kembali menusuk Sandy beberapa kali.
“Tersangka tetap berusaha melukai korban dengan cara menusuk kembali ke arah pelipis kiri, kepala korban satu kali, dada korban satu kali, kemudian leher korban satu kali,” kata Wira.
Sandy yang sudah kehilangan banyak darah akhirnya berlari untuk menyelamatkan diri dari serangan.
Namun, Nanang tetap mengejar dan kembali menusuk punggung korban sebanyak satu kali.
Nanang Gimbal Ditangkap
Kronologi penangkapan Nanang Irawan alias Gimbal pelaku pembunuhan Aktor Sandy Permana.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari Youtube Investigasi tvOne, Selasa (14/1/2025), terduga pelaku sulit ditangkap karena berpindah-pindah tempat.
Beruntung s 3 hari jadi buron, Nanang Gimbal berhasil ditangkap oleh tim gabungan dari Polres Metro Bekasi dan Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (15/1/25) hari ini.
Berdasarkan foto penangkapan yang beredar luas pelaku terlihat memakai kacamata dan berjaket saat ditangkap polisi dengan tangan diborgol.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan, pembunuh artis Sandy Permana, Nanang alias Nanang Gimbal, ditangkap saat bersembunyi di wilayah Karawang.
Penangkapan tersebut berlangsung di RT 04/RW 09, Dusun Poris, Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (15/1/2025).
“(Ditangkap) pada saat yang bersangkutan bersembunyi di daerah Karawang. (Ditangkap tadi) sekitar pukul 10.45 WIB,” ujar Ade Ary saat dikonfirmasi Kompas.com.
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Komisaris Onkoseno menambahkan, penangkapan terhadap Nanang dilakukan bersama tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
"(Pelaku) dalam perjalanan ke Polda. (Ditangkap bersama) gabungan Resmob Polda Metro Jaya,” kata dia.
Hukuman Nanang Gimbal
Nanang Irawan alias Nanang Gimbal pelaku pembunuhan terhadap Sandy Purnama aktor pemain sinetron Mak Lampir terancam hukuman 15 tahun penjara.
Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (15/1/2025) melansir dari Tribunjakarta.com.
"Pasal yang dikenakan Pasal 354 KUHP tentang penganiayaan berat dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ujar Ade Ary.
Lebih jauh, Kombes Ade mengatakan Nanang Gimbal sempat kabur dan bersembunyi di Karawang, Jawa Barat setelah menghabisi nyawa korban.
"Pelaku dengan sengaja kabur dan bersembunyi untuk hindari kejaran petugas kami," katanya.
Ade Ary mengungkapkan, Nanang juga berupaya mengelabui petugas dengan mengubah penampilannya.
Pelaku mencukur rambut gimbalnya menggunakan gunting yang dipinjam dari sebuah warung dengan tujuan agar tidak dapat dikenali.
"Pelaku pun sempat memotong rambut, saat pelarian menuju Karawang, menggunakan gunting yamg dipinjam di warung dengan tujuannya agar tidak dikenali selama pelarian," ungkap Kabid Humas.
Sandy tewas dengan sejumlah luka tusuk. Dua luka tusuk di antaranya terdapat di bagian kepala korban.
"Saat dilakukan olah TKP, di tubuh korban terdapat perlukaan di bagian kepala kiri 3 Cm, lebar 1 Cm, perlukaan di belakang kiri telingga panjangnya 4 Cm," kata Ade Ary di Polda Metro Jaya, Senin (13/1/2024).
Selain itu terdapat luka gores di pipi kiri Sandy dan luka robek di bagian perut korban. Saat ini, polisi masih berupaya untuk menangkap pelaku pembunuhan.
"Mohon waktu tim gabungan akan usut tuntas dan tangkap pelaku," ujar Ade Ary.
Duduk Perkara Nanang Gimbal Bunuh Sandy Permana
Duduk Perkara Kasus Pembunuhan Sandy
Sandy Permana
Nanang Gimbal
Motif Pembunuhan Sandy Permana
| Istri Nanang Gimbal Akhirnya Buka Suara, Bantah Terlibat Pembunuhan Sandy Permana |
|
|---|
| 'Didik Mereka yang Baik' PESAN Nanang Gimbal Pada Istrinya Usai Dijerat 15 Tahun Penjara Bunuh Sandy |
|
|---|
| Nanang Gimbal Dijerat 15 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Sandy Permana, Istri Korban Tak Terima |
|
|---|
| Sadisnya Nanang Gimbal Kejar Sandy Permana Saat Berusaha Selamatkan Diri, Ditusuk Berkali-kali |
|
|---|
| Tampang Tengil Nanang Gimbal Sebut Sandy Permana Aktor Galak dan Sinis Sebelum Tewas Dibunuhnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Duduk-Perkara-Nanang-Gimbal-Bunuh-Sandy-Permana-Tak-Harmonis-Sejak-2019-Gegara-Acara-Nikahan.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.