Selasa, 5 Mei 2026

Viral di Media Sosial

Kapolda Sumsel Buka Suara soal Kasus Polisi Prabumulih Tendang Wajah Kakek Jauhari hingga Berdarah

Andi Rian R Djajadi mengatakan, Polda Sumsel telah meminta Kapolres Prabumulih untuk meninda tegas oknum polisi tersebut.

Tayang:
Kompas.com/Reza Rifaldi
Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kapolda Sumsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi akhirnya buka suara terkait kasus polisi tendang wajah seorang kakek bernama Jauhari (54) hingga berdarah patah hidung.

Sebelumnya, oknum polisi di Prabumulih bernama Iptu M Yunus sebelumnya diduga menabrak seorang kakek bernama Jauhari (54) di depan Kantor Walikota Prabumulih pada Senin (13/1/2025).

Namun setelah menabrak Jauhari, Yunus tiba-tiba marah dan menendang wajah Jauhari.

Akibatnya, Jauhari yang tinggal di Dusun 1 Desa Alai, Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim ini mengalami patah tulang hidung.

Peristiwa tersebut lantas terekam video amatir dan menjadi viral di media sosial.

M Yunus kemudian menjadi sorotan dan mendapatkan banyak hujatan dari warganet.

Terkait hal itu, Andi Rian R Djajadi mengatakan, Polda Sumsel telah meminta Kapolres Prabumulih untuk meninda tegas oknum polisi tersebut.

Bahkan Polda Sumsel juga telah memerintah Kapolres Prabumulih mencopot M Yunus dari jabatannya.

"Untuk sementara kami mencopotnya," katanya kepada wartawan.

Namun demikian, pihaknya mendapatkan informasi bahwa M Yunus memang belum diproses oleh propam karena masih dirawat di rumah sakit.

Setelah terlibat kecelakaan tersebut, M Yunus disebut-disebut mengalami patah tulang rusuk dan patah tangan.

"Kedua pihak, baik korban maupun pelaku, saat ini sedang mendapatkan perawatan karena ada yang mengalami luka, termasuk patah tulang rusuk," lanjutnya.

Oknum polisi di Prabumulih bernama M Yunus, tabrak dan tendang wajah Jauhari, kakek asal Curup, Bengkulu hingga berdarah.
Oknum polisi di Prabumulih bernama M Yunus, tabrak dan tendang wajah Jauhari, kakek asal Curup, Bengkulu hingga berdarah. (Ist)

Kapolres Prabumulih Minta Maaf

Kapolres Prabumulih, AKBP Endro Aribowo SIK MAP saat menjenguk Jauhari di RSUD Kota Prabumulih baru-baru ini, menyatakan meminta maaf kepada keluarga dan masyarakat atas insiden tersebut.

Ia berjanji akan memproses Yunus sesuai hukum yang berlaku.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved