Viral di Media Sosial
Apa Perbedaan Pagar Laut di Tangerang dan Bekasi? Ternyata Salah Satunya Memang Proyek
Pagar laut di Tangerang dan Bekasi menjadi sorotan publik sepekan terakhir, namun ternyata keduanya dibangun dengan tujuan berbeda. Sal
TRIBUNBENGKULU.COM - Dua pagar laut yang masing-masing terdapat di Tangerang dan Bekasi kini ramai menjadi sorotan publik tanah air.
Meski terdengar mirip, namun kedua pagar laut ini ternyata sangat berbeda.
Pagar laut di laut Tangerang, membentang sepanjang 30,16 kilometer.
Panjang tersebut hampir sama dengan jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) memiliki panjang 30,57 kilometer, bagian dari lingkar Pekanbaru.
Sedangkan pagar laut di Bekasi hanya memanjang sekitar 8 km.
Jika pagar laut di Tangerang hingga saat ini tidak diketahui siapa pemiliknya, berbeda dengan yang di Bekasi yang memang telah diketahui oleh pemerintah setempat.
Hanya saja, memang pembuatan pagar laut di Bekasi tidak sesuai dengan aturan yang berlaku dan rencananya memang akan dibongkar.
Namun demikian, hal itu menimbulkan polemik, karena PT Tunas Ruang Pelabuhan Nusantara (TRPN) yang merupakan pemiliknya keberatan edngan rencana tersebut.
PT TRPN mengeklaim pembangunan pagar laut itu legal, sehingga langkah penyegelan oleh KKP dianggap sebagai keputusan yang gegabah.
Pihak perusahaan mengeklaim pembangunan pagar laut legal dengan merujuk adanya perjanjian kerja sama dan surat perintah kerja yang dikeluarkan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat pada 2023.
Karena itu, pihak perusahaan menganggap pembangunan pagar laut sah, sekalipun belum mengantongi izin Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) dari KKP.
Fungsi Pagar Laut di Bekasi
Pagar laut berbahan bambu di Kampung Paljaya, Desa Segara Jaya, Kecamatan Tarumajata, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, bertujuan untuk membuat jalur akses nelayan.
Penjelasan mengenai tujuan pembuatan pagar bambu tersebut disampaikan oleh Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Muara CIasem pada Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Jawa Barat, Ahman Kurniawan, Selasa (14/1/2025).
Menurutnya, di Perairan Paljaya ada pembangunan alur pelabuhan sebagai tindak lanjut perjanjian kerja sama antara Pemprov Jabar dan perusahaan swasta.
| Kebijakan Kepala BGN Baru Nanik S Deyang, Batasi Jumlah Dapur MBG: Kami Beresin Dulu Ini |
|
|---|
| Rupiah Melemah, Komisi XI DPR Minta BI Gerak Cepat Cegah Lonjakan Harga yang Bikin Rakyat Menjerit |
|
|---|
| Upaya Menkeu Purbaya Atasi Rupiah Melemah, Gandeng BI dan Siapkan Jurus Tarik Modal Asing |
|
|---|
| Dugaan Korupsi MBG Rp10 Triliun, Guntur Romli Desak Prabowo Bubarkan BGN: Cacat Sejak Lahir |
|
|---|
| Profil dan Harta Kekayaan Agustina Arumsari Pengganti Sony Sanjaya, Siap Kuliti Aliran Dana MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Apa-Perbedaan-Pagar-Laut-di-Tangerang-dan-Bekasi-Ternyata-Salah-Satunya-Memang-Proyek.jpg)