Sabtu, 25 April 2026

Berita Rejang Lebong

Pendakian Bukit Kaba Curup Rejang Lebong Ditutup Selama Dua Bulan, Catat Jadwalnya

Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu akan ditutup sementara.

Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
TWA Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu akan ditutup sementara waktu mulai 20 Januari 2025 hingga 19 Maret 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kaba di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu akan ditutup sementara.

Penutupan ini akan mulai dilaksanakan pada 20 Januari hingga 19 Maret 2025 nanti.

Penutupan yang berlangsung selama dua bulan itu bertujuan untuk pemulihan ekosistem di TWA Bukit Kaba

Ketua Pokdarwis Bukit Kaba Desa Sumber Urip Yulian Adi Pratama mengatakan, penutupan ini untuk pemulihan ekosistem. 

Hal itu sesuai dengan kebijakan yang dikeluarkan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu.

Pihaknya siap mendukung penuh upaya BKSDA dalam pemulihan kawasan itu.

"Ditutup sementara, program BKSDA untuk pemulihan ekosistem," ucap Adi. 
 
Adi menjelaskan sejauh ini aktivitas pengunjung di kawasan tersebut berlangsung normal tanpa adanya peningkatan yang signifikan.

Pada hari terakhir, pengunjung sudah diminta untuk pulang jika masih ada yang melakukan pendakian.

Karena mulai 20 Januari 2025 nanti, seluruh aktivitas di Bukit Kaba yang melalui pintu masuk Desa Sumber Urip telah ditutup sementara.

"Untuk pengunjung normal-normal saja, mulai 20 Januari besok sudah ditutup," lanjut Adi. 

Kepala Seksi Wilayah I BKSDA Bengkulu Said Jauhari menjelaskan, penutupan ini bertujuan untuk pemulihan ekosistem di kawasan TWA Bukit Kaba.

Menurutnya, kawasan tersebut sudah lama tidak ditutup. 

“Penutupan sementara ini dilakukan untuk mendukung pemulihan ekosistem yang sangat penting bagi keberlanjutan,” papar Said.

Selama periode penutupan, BKSDA Bengkulu bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan Bumdes Sumber Urip akan fokus pada pembersihan sampah di kawasan tersebut.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved