Jumat, 5 Juni 2026

Pengunjung Hilang di Palak Siring Kemumu

Isak Tangis Keluarga Pecah saat Pemakaman Pengunjung Wisata Air Terjun Palak Siring Bengkulu Utara

Isak Tangis Keluarga Pecah saat Pemakaman Pengunjung Wisata Air Terjun Palak Siring Bengkulu Utara

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Hendrik Budiman
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
Proses pemakaman Daffa Rabbani A.L (18) pengunjung wisata Air Terjun Palak Siring Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara yang ditemukan meninggal dunia, pada Selasa pagi (21/1/2025)  di Sungai Nokan.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Isak tangis keluarga selimuti pemakaman Daffa Rabbani A.L (18) pengunjung wisata Air Terjun Palak Siring Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara ditemukan meninggal dunia, pada Selasa pagi (21/1/2025) yang terseret di Sungai Nokan. 

Putra pertama dari pasangan Andi Ansori dan Dian Novitasari ini dimakamkan di TPU Baru Gang Suratin, Desa Gunung Agung, pada Selasa (21/1/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. 

Terpantau ramai keluarga dan kerabat, serta Kapolres Bengkulu Utara AKBP Eko Muniarto dan Waka Polres Bengkulu Utara Kompol Kadek Suwantoro juga turut hadir di TPU mengiringi proses pemakaman. 

Ibu korban Dian Novitasari tak henti-henti menangisi kepergian sang anak.

Baca juga: Kronologi Pengunjung Hilang di Wisata Air Terjun Palak Siring Kemumu Bengkulu Utara Ditemukan Tewas

"Astagfirullahaladzim, Daffa," ucap Dian sambil terus menangisi korban. 

Selain itu keluarga terus menangisi korban selama proses pemakaman.

Sang ibu juga mengucapkan maaf kepada anaknya saat dimakamkan. 

"Maafkan ibu nak, ibu tidak bisa jaga Daffa," kata Dian sambil terus menangis meratapi nisan anaknya. 

Saat imam Desa Gunung Agung memimpin doa untuk korban yang telah dimakamkan, Dian ibu korban langsung jatuh pingsan dan langsung dibawa oleh keluarga.

Suasana di Rumah Duka

Suasana rumah duka Daffa Rabbani A.L (18) pengunjung wisata Air Terjun Palak Siring Kemumu Kabupaten Bengkulu Utara yang ditemukan meninggal dunia, pada Selasa pagi (21/1/2025) sekitar pukul 06.30 WIB.

Jenazah korban Daffa dibawa ke rumah duka yang terletak di Dusun 3 Desa Gunung Agung  Bengkulu Utara. 

Kepala Desa Gunung Agung Julyani (54) menerangkan, korban merupakan warga desa Gunung Agung. 

"Korban merupakan warga desa Gunung Agung Dusun 3 bukan Warga Desa Desa Karang Anyer II karena memang rumahnya ini dekat perbatasan antar desa," terang Julyani. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved