Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Narkoba
EBI Bandar Narkoba Tewaskan Briptu Faras, Dapat Hadiah Timah Panas di Kaki dan Pasal Berlapis
Ebi, bandar narkoba yang tewaskan Briptu Faras anggota polisi di Lahat dijerat pasal berlapis.
TRIBUNBENGKULU.COM - Ebi, bandar narkoba yang tewaskan Briptu Faras anggota polisi di Lahat dijerat pasal berlapis.
Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S Sinaga mengatakan, selain tindak pidana narkoba kedua pelaku juga akan dijerat dengan pasal pidana pembunuhan.
"Kami proses tuntas. Pelaku juga akan kami proses dengan tindak pidana umumnya, apakah nanti pasal pembunuhan berencana, penganiayaan, atau pembunuhan, " kata God Parlasro, dikutip TribunBengkulu.com, Kamis (23/1/2025).
Mengenai ancaman hukuman yang akan dikenakan kepada pelaku, God menegaskan pihaknya tetap memproses hukum kedua pelaku dan menyerahkannya ke Pengadilan.
Pelaku juga diberikan tindakan tegas oleh petugas dengan memberikan satu timah panas di kakinya sebab melukai anggota dan melawan saat ditangkap.
"Soal hukuman biarkan nanti Pengadilan, kami sesuai prosedur saja," katanya.
Ia menambahkan sosok Briptu Anumerta Faras Nabhan Atallah di matanya sebagai pimpinan adalah sosok polisi muda yang cukup berprestasi.
"Almarhum masih muda baru lulus tahun 2022, dan sudah banyak membantu kami ungkap peredaran narkoba di Lahat. Termasuk punya prestasi, " katanya.
Dengan adanya peristiwa ini menjadi evaluasi bagi pihaknya agar ke depannya tidak terjadi hal yang sama.
"Inilah resiko kami dalam bertugas, jadi bahan evaluasi kami," pungkasnya.
SOSOK Ebi Bandar Narkoba
Dari informasi diperoleh, Ebi adalah pengangguran yang diketahui sudah buat resah warga sekitar.
Dirinya tinggal di Kecamatan Tanjung Sakti PUMU, Lahat, Sumsel.
Sebelumnya polisi sering mendapat laporan bahwa pelaku diduga sering menjadikan rumahnya tempat transaksi narkotika jenis Ganja.
Mendapat informasi tersebut Kasat Resnarkoba Polres Lahat memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan dan penangkapan terkait tindak pidana narkotika jenis ganja tersebut.
Saat anggota lakukan penggerebekan di kediaman Ebi, Ebi yang saat itu kebetulan membuka pintu rupanya telah menyiapkan sebilah parang.
Ebi langsung mengibaskan parangnya ke tiga anggota tersebut secara membabi buta.
Setelah melakukan penyerangan, sambil memegang parang di tangan kanannya, Ebi berupaya melarikan diri melalui pintu belakang.
Tak ingin kehilangan pelaku, anggota terpaksa melumpuhkan Ebi dengan mendaratkan satu lubang berisi timah panas di betis kiri Ebi. Alhasil Ebi langsung tersungkur.
"Kedua tersangka berada dalam satu rumah milik Ebi. Untuk siapa anggota yang menembak, masih dalam pemeriksaan Unit Pidum Polres Lahat," sampai Lispono.
Dari penggerebekan itu, polisi mengamankan satu tas ransel berwarna coklat berisi 1 kilogram 2 ons ganja kering siap edar, yang telah dibungkus per paketan.
Lispono menyebut, saat ini anggota Satresnarkoba yang dalam kondisi duka, tengah lakukan penyidikan darimana asal barang bukti tersebut.
Selain akan dikenakan pasar terkait narkotika, pelaku dipastikan akan dikenakan pasal berlapis.
Pasal narkotika dan pasal tindak pidana umum.
"Kedua tersangka sudah dikurung di sel tahanan Polres Lahat. Perkaranya masih dalam pendalaman penyidik Narkoba, tapi yang pasti keduanya Bandar Narkoba," ujarnya.
PESAN Kekasih Briptu Faras
Kepergian Bripda Faras atau akrab disapa Ayas, polisi yang tewas usai ditikam bandar narkoba menyisakan duka mendalam bagi orang terdekatnya.
Salah satunya Tita, kekasih Briptu Faras yang merasakan kepedihan mendalam.
Padahal keduanya ada rencana untuk melangsungkan pernikahan jika Tita sudah selesai kuliah.
Tita mengungkap jika almarhum pernah bercerita tentang rencana menikah namun hal itu menunggu keduanya sukses dan Tita lulus kuliah.
"Ada rencana menikah, tapi menunggu saya lulus kuliah dan sama-sama sukses," katanya.
Tita menyebut terakhir kali ia bertemu dengan almarhum ialah sekitar tanggal 10 Januari 2025.
Saat pertemuan terakhir itu Tita sudah melihat gelagat yang aneh dari Faras.
"Tatapannya kosong, dan dia juga agak tertutup di media sosial," katanya.
Selain itu ada sebuah pesan dari almarhum ke Tita yang diingatnya.
"Dia bilang kamu bisa sendiri jangan manja," katanya.
Terbaru, melalui unggahan Tiktoknya, Tita membagikan sejumlah momen kebersamaannya dengan sang kekasih yang kini hanya tinggal kenangan.
Tita mencurahkan perasaan sedihnya mencoba belajar ikhlas setelah ditinggalkan Bripda Faras untuk selama-lamanya.
"Selamat jalan sayangku, kakaku, sahabatku, tita disini belajar ikhlas yo yas. bakal kangen pastinyo dengan apo yang kito jalani kemaren, ku usahake untuk tetep kuat jalani hidup tanpa kau," ujar Tita.
Tita juga berjanji akan membuktikan kepada almarhum bahwa dirinya akan melanjutkan hidup menggapai cita-citanya.
Tita berterima kasih atas kehadiran Bripda Faras di dalam hidupnya.
"Bakal kubuktike bahwa aku biso gapai cito" aku yo bkl aku buktike di ayas..... makasih yo sudah jadi pendengar yang baek utk aku sudah kasih raso sayang utk aku, tugas ayas sudah selesai yo...
Aku disini baik" bae yoo aku dk bkl kecewake ayas... love you bagongku.
(Bakal kubuktkan bahwa aku bisa gapai cita-cita aku ya, bakal aku buktikan di Ayas.. makasih sudah menjadi pendengar yang baik untuk aku, sudah kasih rasa sayang untuk aku, tugas Ayas sudah selesai ya..
Aku disini baik-baik aja ya, aku gak bakal ngecewain Ayas.. Love you bagongku)," tandasnya.
Unggahan Tita itu dipenuhi dengan ucapan duka belasungkawa dari warganet hingga orang terdekatnya.
Banyak yang merasa kehilangan atas kepergian almarhum yang kini naik pangkat jadi Briptu Anumerta.
"Ayas pelawak kelas kami, dk pernah buat wong sedih. thank u yas, selamat jalan," kata Rafly.
"Yang tabah tita," kata Nyayu Hamidah Agustina.
"Al l-fatihah untuk ayas, yang sabar ya dek," ujar
disini della.
REAKSI Ayah Bripda Faras
Tewasnya Bripda Faras ketika sedang bertugas tentu menjadi luka yang medalam bagi Polres Lahat, Sumatera Selatan dan keluarganya.
Salah satu keluarga yang sangat berduka dengan kepergian Bripda Faras yakni ayahnya, Kompol Ahmad Fauzi.
Bibir Kompol Ahmad Fauzi bergetar tahan tangis tahu putranya tewas saat bertugas tangkap bandar narkoba.
Kendati demikian, dia juga tegar mengetahui anaknya mati syahid.
Anggota Satresnarkoba Polres Lahat itu tewas diserang bandar narkoba saat melakukan penggerebekan, Rabu (22/1/2025).
Dari pantauan di rumah duka di Villa Gardena 4, Jalan Jepang, Kelurahan Alang-alang Lebar, Kecamatan Alang-alang Lebar, Palembang, pelayat berangsur datang untuk menyampaikan rasa duka.
Nampak Kompol Ahmad Fauzi, ayah Bripda Faras dengan mata sembab habis menangis berada diantara para pelayat yang datang ke rumahnya.
Tak banyak yang diucapkan anggota Polres Ogan Ilir ini kepada awak media.
Namun dengan bibir bergetar menahan tangis, Kompol Ahmad Fauzi bahwa anaknya syahid dalam bertugas.
"Anakku mati syahid dalam tugas," ujarnya.
Saat berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menunggu jenazah Bripda Faras yang masih dalam perjalanan dari Lahat menuju ke Palembang.
"Jenazah belum sampai, kemungkinan siang atau sore ini. Habis salat Ashar mau dimakamkan," ujarnya.
Rencananya jenazah Bripda Faras akan dimakamkan di TPU Kebun Bunga, Sukarami, Palembang.
Bripda Faras Nabhan Atallah, anggota Polres Lahat tewas diserang parang secara membabi buta saat menangkap bandar narkoba, Rabu (22/1/2025) sekitar pukul 03.30 WIB.
Selain menewaskan Bripda Faras Nabhan Atallah, amukan pelaku juga melukai dua polisi lainnya yakni Brigpol Didit Prasetyo dan Bripka Kunto Wibisono yang masih mendapat perawatan medis.
Dari informasi yang dihimpun, Bripda Faras meninggal saat lakukan penangkapan dua tersangka bandar ganja yakni Ebi (27) dan Lindi Fernandes (20), di simpang tiga PUMU, Kecamatan Tanjung Sakti PUMU,sekitar pukul 03.30 WIB.
Ebi Bandar Narkoba
NASIB Ebi Bandar Narkoba
SOSOK Ebi Bandar Narkoba
Polisi Tewas saat Gerebek Bandar Narkoba
Bandar Narkoba Serang Anggota Polres Lahat
Briptu Faras
| Sosok Warga Sipil Jadi Tersangka Kasus Tewasnya 3 Polisi di Lampung saat Gerebek Sabung Ayam |
|
|---|
| Penampakan 2 Bandar Narkoba di Lahat Tewaskan Briptu Faras Pakai Parang, Bak Tak Merasa Bersalah |
|
|---|
| Tampang Dua Bandar Narkoba di Lahat yang Tikam hingga Tewas saat Ditangkap, Terancam Hukuman Berat |
|
|---|
| Nasib Bandar Narkoba di Lahat, Melawan saat Ditangkap dan Bunuh Polisi, Dijerat Pasal Berlapis |
|
|---|
| NASIB Ebi, Bandar Narkoba Tewaskan Briptu Faras Polisi di Lahat, Dapat Hadiah Timah Panas di Kaki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Detik-Mencekam-Ebi-Bandar-Narkoba-Serang-Anggota-Polres-Lahat-Secara-Membabi-Buta-Pakai-Parang.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.