Minggu, 12 April 2026

Berita Mukomuko

Libur Sebulan Batal, Dikbud Mukomuko Bengkulu: Ada Kegiatan Pagi Ceria-Penguatan Karakter

Libur sebulan saat bulan puasa Ramadan batal, Dinas Dikbud Mukomuko adakan sejumlah kegiatan pagi ceria hingga penguatan karakter di sekolah

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
Libur sebulan saat bulan puasa Ramadan batal, Dinas Dikbud Mukomuko adakan sejumlah kegiatan pagi ceria hingga penguatan karakter di sekolah. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Libur sebulan saat bulan puasa Ramadan 2025 batal dilaksanakan, Dinas Dikbud Mukomuko adakan sejumlah kegiatan.

Kegiatan belajar mengajar selama Ramadan tetap berlangsung, termasuk sekolah-sekolah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Hal itu berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Agama nomor 1 tahun 2025 tentang Penguatan Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan di Satuan Pendidikan.

Serta SEB Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 400.1/320/SJ tentang Pembelajaran di Bulan Ramadan Tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi.

“Rabu 21 Januari 2025 kemarin kita melakukan musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS, red) untuk membahas surat edaran bersama dari pemerintah pusat, Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Koordinator Pengawas Sekolah dan PGRI,” kata Kabid Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Mukomuko Ramon Hoski, Jumat (24/1/2025).

Dari hasil musyawarah tersebut, lanjut Ramon, setiap satuan pendidikan yang ada di Kabupaten Mukomuko agar melaksanakan sejumlah kegiatan.

Kegiatan yang dimaksud oleh Ramon yakni pagi ceria.

Pagi ceria yang dimaksud mulai dari senam anak, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan berdoa menurut agama dan kepercayaan masing-masing sebelum melaksanakan pembelajaran.

“Jadi setiap satuan pendidikan atau sekolah di Kabupaten Mukomuko dapat melaksanakan pagi ceria sebelum aktivitas pembelajaran dimulai,” tutur Ramon.

Lanjutnya, sekolah juga harus menunjang kegiatan penguatan karakter melalui ekstrakurikuler antara lain kepanduan, krida, karya ilmiah, latihan olah bakat dan minat serta keagamaan dan lainnya.

Dengan adanya penguatan karakter, diharapkan peserta didik akan tumbuh dengan kepribadian yang berimtaq, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang agama, taat hukum, berdisiplin dan mempunyai kecakapan melalui pembiasaan.

“Selama bulan Ramadan nanti, peserta didik akan ada kegiatan di luar pembelajaran dan diharapkan dapat menciptakan peserta didik yang bermitaq, taat hukum, disiplin dan memiliki kecakapan,” jelas Ramon.

Terkait jadwal pembelajaran di bulan Ramadan yang tertuang dalam SEB Nomor 2 Tahun 2025, Nomor 2 Tahun 2025, dan Nomor 400.1/320/SJ, pembelajaran mandiri mulai dari tanggal 27 Februari sampai 5 Maret 2025.

Kemudian pembelajaran di sekolah mulai dari tanggal 6 Maret sampai dengan 25 Maret 2025 dan libur lebaran tanggal 27 Maret sampai dengan 8 April 2025.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved