Sampah di Bengkulu
DPRD: Masalah Sampah di Kota Bengkulu Butuh Penanganan Serius
Masalah sampah di Kota Bengkulu, semakin mengkhawatirkan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat.
Penulis: Aghisty Firan Marenza | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU- Masalah sampah di Kota Bengkulu, semakin mengkhawatirkan seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk yang terus meningkat.
Hal ini menjadi sorotan serius bagi pemerintah daerah yang perlu segera menanggulangi permasalahan ini agar tidak berdampak buruk pada kesehatan dan lingkungan.
Wakil Ketua I DPRD Kota Bengkulu, Rahmad Widodo mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Bengkulu telah mengambil langkah dengan memberdayakan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) untuk mengelola dan mengumpulkan sampah dari rumah tangga.
Namun, berdasarkan pengamatan di lapangan implementasi program ini belum berjalan maksimal.
Banyak masyarakat yang enggan atau tidak mampu membayar biaya pengelolaan sampah, sehingga sulit untuk menerapkan sistem pengelolaan limbah yang efisien.
"Kita perlu menanamkan kesadaran kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Tanpa adanya kesadaran ini, upaya pengelolaan sampah yang dilakukan pemerintah akan sia-sia," ungkap Rahmad Widodo, Selasa (4/2/2025).
Baca juga: Lautan Sampah di Pasar Minggu Bengkulu Nyaris Tutup Jalan, Sebabkan Macet-Pedagang Merugi
Lebih jauh, Rahmad menekankan keterlibatan pemerintah sangat penting dalam menciptakan solusi.
"Pemerintah juga harus turut hadir lebih aktif, dengan menyediakan kontainer untuk tempat pembuangan sementara dan meningkatkan armada pengumpul sampah, terutama di pasar yang merupakan salah satu titik produksi limbah terbanyak," ujarnya.
Di sisi lain, pemerintah juga diharapkan untuk memberikan fasilitasi kepada masyarakat yang tidak memiliki kesadaran atau kemampuan finansial dalam pengelolaan sampah.
"Kami ingin memastikan bahwa semua lapisan masyarakat mendapatkan akses untuk membuang sampah dengan benar. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama," tambahnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan dari pemerintah, sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Jika kita dapat meningkatkan fasilitas pengelolaan sampah dan secara konsisten dengan menanamkan budaya kebersihan, saya yakin kita dapat menciptakan solusi yang efektif dan berkelanjutan," imbuhnya.
Ia berharap, semakin meningkatnya kesadaran dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat diharapkan masalah sampah di Kota Bengkulu bisa teratasi dengan lebih baik.
"Sebuah kerjasama bersama, diperlukan untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat demi generasi mendatang," harap Rahmad.
| 10 Sopir Angkut Sampah Diperiksa Polisi Usai Aksi Protes di Kantor Wali Kota Bengkulu |
|
|---|
| Aksi Protes Sopir Angkut Sampah Direspons DPRD Kota Bengkulu, Duduk Bersama Cari Solusi |
|
|---|
| Wali Kota Bengkulu Pertimbangkan Ambil Alih Pengelolaan Sampah Imbas Aksi Protes Sopir Angkut Sampah |
|
|---|
| Polemik Sampah di Bengkulu, Gubernur Helmi Siapkan Pembangunan TPA Regional |
|
|---|
| Aksi Sopir Angkutan Sampah Protes Buang Sampah di Kantor Wali Kota Bengkulu Resmi Dilaporkan Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Rahmad-Widodo-Wakil-Ketua-I-DPRD-Kota-Bengkulu.jpg)