Wabup Mukomuko Warning Pengecer Jangan Beli Dari 'Tangan Kedua' Agar Harga LPG 3 Kg Stabil
Pengecer gas elpiji 3 kilogram diminta Wakil Bupati Mukomuko tak membeli gas di pengecer lainnya, agar harga gas elpiji 3 kilogram stabil.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Wakil Bupati Mukomuko Wasri meminta kepada pengecer gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu untuk tidak membeli gas elpiji 3 kilogram ke pengecer lainnya.
Sebelumnya, pengecer diperbolehkan kembali menjual gas elpiji 3 kilogram, yang dimana sebelumnya dilarang untuk menjual gas elpiji 3 kilogram ditingkat pengcer.
Wasri mengatakan, pengecer yang membeli gas elpiji 3 kilogram ke pengecer lain, dikhawatirkan akan berdampak pada harga jual gas elpiji 3 kilogram.
“Pengecer diperbolehkan kembali menjual gas elpiji 3 kilogram, namun kita minta pengecer tak membeli di pengecer lainnya,” ungkap Wasri, saat diwawancarai Jumat (14/2/2025).
Wasri menjelaskan, jika pengecer membeli gas elpiji 3 kilogram ke pengecer lain, akan berdampak pada harga yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.
Harga jual gas elpiji 3 kilogram nantinya, akan naik menjadi 2 kali lipat dari harga yang dietapkan pemerintah.
Baca juga: Pengecer Dibolehkan Lagi Jual LPG 3 Kg, DPRD Mukomuko Harap Pemerintah Tetap Awasi-Kontrol Harga
“Harga nya nanti bisa menjadi 2 kali lipat dari harga jual yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tutur Wasri.
Wasri juga menjelaskan, pengecer diharuskan membeli gas elpiji 3 kilogram ditingkat pangkalan gas yang sudah ada.
Dengan begitu, harga gas elpiji 3 kilogram ditingkat pengecer harga jualnya tak sampai dua kali lipat dari harga yang ditetapkan pemerintah.
“Setiap rapat inflasi selalu disampaikan, pengecer diharuskan membeli gas elpiji 3 kilogram di tingkat pangkalan agar harga sesuai dengan harga dari pemerintah,” jelas Wasri.
Selain itu, Wasri juga mengungkapkan gas elpiji 3 kilogram ini merupakan gas subsidi dari pemerintah jadi harus tepat sasaran.
Karena selama ini,pengecer banyak membeli gas elpiji 3 kilogram ke pengecer lain dan mengakibatkan harganya jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah.
“Gas elpiji 3 kilogram ini kan subsidi jadi harus tepat sasaran. Selama ini yang terjadi pengecer gas 3 kilogram membeli gasnya di pengecer lain jadi harganya bisa lebih tinggi dari harga yang ditetapkan pemerintah,” tutup Wasri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Wabup-Mukomuko-ingatkan-pengecer-tak-membeli-gas-3-kg-ke-pengecer-lain.jpg)