Senin, 8 Juni 2026

Penemuan Mortir di Rejang Lebong

Mortir Temuan Warga Rejang Lebong Miliki Daya Ledak Tinggi Meski Terkubur di Tanah dan Berkarat

Terkubur Puluhan Tahun Hingga Penuh Karat, Mortir Temuan Warga Rejang Lebong Masih Aktif.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Hendrik Budiman
M Rizki Wahyudi/Tribunbengkulu.com
MASIH AKTIF - Tim Gegana Brimob Polda Bengkulu melakukan disposal mortir temuan pada Jumat (21/2/2025) sore. Mortir jenis bom militer itu masih aktif dengan daya ledak tinggi. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Sebuah mortir diduga sisa latihan militer ditemukan di Desa Karang Jaya Kecamatan Selupu Rejang pada Kamis (20/2/2025) sore.

Temuan mortir itu langsung ditindaklanjuti Polres Rejang Lebong. Hingga pada Jumat (21/2/2025) siang, Tim Gegana Brimob Polda Bengkulu melakukan disposal atau pemusnahan terhadap mortir tersebut. 

Pada saat proses disposal atau pemusnahan di lapangan BLKM Cawang, mortir itu masih meledak dengan cukup hebat.

Pantauan TribunBengkulu.com, suara dentuman yang terdengar cukup keras.

Bahkan ada dua ban yang digunakan untuk proses disposal ikut terhempas cukup tinggi ke udara. 

Padahal sebelum proses disposal, Tim Gegana mempersiapkan media peledakan dengan melakukan penggalian tanah sedalam 1 meter dengan diameter 60 cm.

Baca juga: Polres-Tim Gegana Lakukan Penyisiran Usai Ada Temuan Mortir di Rejang Lebong Bengkulu

Kemudian mortil tersebut dimasukkan ke dalam tanah dan di timbun dua  karung tanah untuk mengantisipasi serpihan mortir.

Usai proses disposal, tampak banyak asap tebal yang timbul. Adapun mortir itu sendiri berjenis bom militer dengan panjang 35 cm dan lebar 9.5 cm.

Meskipun diduga sudah puluhan tahun terkubur dalam tanah, mortir yang tampak berkarat itu masih aktif daya ledaknya. 

Panit Gegana Brimob Polda Bengkulu, Ipda Dede Okta Wijaya mengatakan mortir UXO jenis bom militer itu masih utuh yakni pemicu dan bagian kepala mortir yang masih ada.

Sehingga jika tidak dilakukan disposal atau pemusnahan, tentu dapat membahayakan. Dimana mortir itu masih memiliki daya ledak tinggi yang aktif. 

"Mortir jenis bom militer, masih aktif dengan daya ledak tinggi,"ungkap Ipda Dede. 

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak menghimbau supaya masyarakat tetap berhati-hati.

Apabila menemukan amunisi militer seperti itu, diimbau untuk tidak dipegang langsung maupun di otak-atik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved