Berita Kepahiang
Sikap MD KAHMI Kepahiang Bengkulu soal Rencana Aksi Indonesia Gelap
Rencana aksi Indonesia Gelap ikut mendapat perhatian dari Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (KAHMI) Kabupaten Kepahiang.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Rencana Aksi Indonesia Gelap yang dilakukan koalisi masyarakat sipil dan mahasiswa turut mendapatkan perhatian dari Majelis Daerah (MD) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kepahiang.
Sekretaris MD KAHMI Kepahiang, Sandes Syahputra mengatakan khusus untuk mahasiswa yang tergabung dalam HMI, tentu memiliki alasan dan pertimbangan sendiri, untuk ikut dalam aksi ini.
"Sebagai mahasiswa, mereka melihat dan menilai, seperti apa kinerja dari pemerintah, dan mengambil bagian dalam aksi ini," kata Sandes kepada TribunBengkulu.com, Jumat (21/2/2025).
Sementara, dari MD KAHMI sendiri, terutama di Kepahiang, belum ada rencana untuk ambil bagian dalam rangkaian aksi ini.
MD KAHMI di Kepahiang juga tengah menunggu instruksi dari pusat, apakah nanti juga akan ikut turun dalam aksi ini.
"Karena kami juga memiliki komando atau hirarki. Jadi, sekarang kita tunggu petunjuk dari KAHMI pusat, apa perlu turun ke jalan menyuarakan aksi," ujar Sandes.
Secara umum, MD KAHMI Kepahiang sendiri menyikapi bahwa kebijakan pemerintah ada yang baik, dan ada yang perlu dikritisi.
MD KAHMI sejauh ini bersikap netral. Saat ada kebijakan baik, maka perlu diapresiasi.
"Dan kalau kebijakan kurang baik, perlu dikritisi. Ini sikap MD KAHMI," ungkap Sandes.
Baca juga: Tidak Ada Perayaan, Penyambutan Bupati Baru di Kepahiang Bengkulu Dilakukan Sederhana
| Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Rumah Makan di Kepahiang Keluhkan Pendapatan Menurun |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
| Terima DBH Rp7,7 Miliar dari Pemprov Bengkulu, Kepahiang Belum Cukup Tutupi Gagal Bayar Rp23 Miliar |
|
|---|
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sekretaris-MD-KAHMI-Kepahiang-Sandes-Syahputra.jpg)