Jumat, 5 Juni 2026

Berita Bengkulu Utara

Stok Elpiji di Warung Pengecer Arga Makmur Bengkulu Utara Langka Jelang Ramadan, 2 Jam Habis

Stok elpiji di sejumlah warung pengecer di Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara langka jelang Ramadan 2025.

Tayang:
Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Yunike Karolina
M. Bima Kurniawan/TribunBengkulu.com
ELPIJI LANGKA - Tabung elpiji 3 Kg di Warung Melina Kelurahan Gunung Alam Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara Provinsi Bengkulu sudah kosong sejak seminggu ini, Minggu (23/2/2025). Stok elpiji di sejumlah warung pengecer di Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara langka jelang Ramadan 2025. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Stok elpiji di sejumlah warung pengecer di Kecamatan Arga Makmur Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu langka jelang Ramadan 2025.

Sejumlah pedagang eceran elpiji 3 Kilogram mengeluhkan kesulitan mendapatkan elpiji subsidi jelang Ramadan 2025.

Seperti diungkapkan pengecer elpiji 3 Kg di Warung Melina Kecamatan Arga Makmur, Deki (49).

"Kami sudah seminggu ini tidak dapat gas elpiji 3 Kg di pangkalan," ungkap Deki. 

Gas elpiji 3 Kg yang dijualnya kepada masyarakat tersebut didapatkan dari pangkalan seharga Rp 22.000 per tabung. 

"Kami warung jual ecerannya Rp 25.000," ujar Deki. 

Adapun jumlah tabung elpiji 3 Kg bersubsidi yang dimilikinya sebanyak 15 tabung yang habis dalam waktu 2 jam. 

"Gas ini kalau sedang normalnya 4-5 hari habis, tapi kalau lagi sulit seperti ini 15 tabung itu putus dalam 2 jam," kata Deki. 

Sementara beberapa konsumen dari jauh sudah kerap datang ke warungnya untuk mencari gas elpiji 3 Kg. 

"Kalau lagi sulit ini kadang orang dari Gunung Selan itu sampai sini nyari gas," terang Deki. 

Menurut Deki, kelangkaan elpiji disebabkan meningkatnya kebutuhan elpiji 3 Kg jelang Ramadan. 

"Orang mau masuk bulan puasa ini jadi banyak perlu gas Elpiji untuk masak," ujar Deki. 

Selain menjual gas subsidi, Deki juga menjual tabung bright gas pink berat 5,5 kilogram dengan harga Rp 115.000 dan bright gas pink berat 12 kg seharga Rp 215.000 sebagai alternatif kelangkaan elpiji 3 Kg. 

Senada dengan Deki, salah satu pengecer gas elpiji 3 Kg di Warung Tiga Putri Arga Makmur Toni (42) mengungkapkan juga kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 Kg. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved