Kamis, 11 Juni 2026

Vira di Media Sosial

Tampang Nina Kepsek MAN 2 Bekasi Dicopot Imbas Minta Rp1,4 Juta untuk Acara Wisuda 

Tampang Nina Indriana Kepala Sekolah MAN 2 Bekasi yang dicopot imbas minta Rp 1,4 juta untuk acara wisuda. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Instagram @bekasi.terkini
VIRAL DI MEDIA SOSIAL - Kepala Sekolah (Kepsek) MAN 2 Kota Bekasi Nina Indriana didemo ratusan siswanya pada Senin (17/2/2025). Tampang Nina Indriana Kepala Sekolah MAN 2 Bekasi yang dicopot imbas minta Rp 1,4 juta untuk acara wisuda. 

Tetapi selama ini fasilitas dan kegiatan di sekolah cenderung kurang memadai. 

Contohnya seperti ekstrakurikuler, siswa harus patungan untuk membayar pelatih yang seharusnya sudah menjadi kewajiban sekolah.  

Tidak hanya itu, fasilitas gedung sekolah juga dianggap tidak layak seperti misalnya kamar mandi yang kumuh.  

Puncaknya lanjut J, siswa kelas 12 yang sedang mempersiapkan wisuda. Pihak sekolah lagi-lagi membebani biaya yang terlalu besar.  

"Puncaknya itu sekarang ada di kelas 12 yang acara wisuda, menuruti perintah sekolah untuk mengeluarkan biaya kurang lebih 1,4 jutaan buat acara satu hari itu sudah mahal banget," kata dia.  

Sebelumnya juga viral Kepsek SMAN 6 Depok dicopot Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Diketahui, Dedi Mulyadi melarang SMAN 6 Depok mengadakan study tour ke Bali.

Namun pihak sekolah tetap memberangkatkan para murid.

Buntutnya sang Kepsek pun berakhir dicopot.

Diketahui, acara study tour yang dilakukan oleh pihak SMAN 6 Depok tersebut menjadi sorotan setelah Kepsek SMAN 6 Depok, Siti Faizah dicopot dari jabatannya oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi lantaran tidak mengindahkan imbauan Gubernur.

Humas SMAN 6 Depok, Syahri Ramadhan membeberkan bahwa pihak SMAN 6 Depok mendapatkan imbauan dari Dedi Mulyadi pada H-1 sebelum jadwal keberangkatan study tour ke Jawa Timur dan Bali.

Syahri menilai, ucapan Gubernur Jawa Barat saat itu hanya bersifat himbauan bukan larangan.

“Karena pada saat itu beliau menyampaikan melalui sosial media itu jaraknya hanya H-1 dari keberangkatan akhirnya kami melakukan mekanisme rembukan,” kata Syahri saat ditemui di SMAN 6 Depok, Jumat (21/2/2025), melansir dari TribunDepok.

Usai mendapatkan himbauan tersebut, pihak sekolah mengadakan musyawarah dengan wali kelas dan orang tua para siswa.

Hasil musyawarah tersebut, study tour SMAN 6 Depok tetap dilaksanakan sebagaimana kesepakatan awal.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved