Sabtu, 11 April 2026

Longsor di Kepahiang

Longsor Berturut-turut, Wabup Kepahiang Bengkulu Perintahkan Perbaiki Drainase

Musibah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kepahiang, Bengkulu, membuat Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang, Abdul Hafizh turun tangan.

Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
HO Diskominfo Kepahiang/Julian Siregar
LONGSOR DI KEPAHIANG - Wakil Bupati Kepahiang Abdul Hafizh meninjau lokasi longsor di Desa Bukit Menyan, Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu, Selasa (25/2/2025). Wabup menyebutkan infrastruktur seperti drainase harus segera dibangun. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra

TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Musibah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu membuat Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang Abdul Hafizh turun tangan.

Pada Selasa (25/2/2025), Hafizh mendatangi lokasi longsor di Desa Bukit Menyan, Bermani Ilir.

Di lokasi ini, ada empat rumah yang rusak akibat longsor, yakni rumah milik warga bernama Zainudin (40 tahun), Sidik (55 tahun), Sunardi (65 tahun), dan Suroto (34 tahun).

Satu warga juga menderita luka-luka akibat longsor ini. Warga tersebut bernama Seli Aryanti (21 tahun), yang menderita patah kaki akibat tertimpa material bangunan.

Di lokasi ini, bupati memberikan bantuan berupa sembako, matras, family kit, serta obat-obatan.

Hafizh sendiri mengatakan bantuan ini hanya berupa solusi sementara, dan sebagai bentuk kehadiran Pemkab Kepahiang ke warga yang tertimpa musibah.

"Ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah. Mudah-mudahan bisa meringankan beban warga kita yang tertimpa musibah," kata Hafizh kepada TribunBengkulu.com.

Untuk solusi jangka panjang, Hafizh telah memerintahkan pihak dinas terkait dan juga pihak desa untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur yang ada, termasuk drainase.

Pembangunan drainase di titik-titik rawan ini sangat diperlukan, untuk mencegah bencana yang sama kembali terulang.

Selain itu, karena saat ini curah hujan di Kepahiang masih tinggi, wabup meminta semua pihak agar tetap waspada, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.

"Seluruh masyarakat, harus tetap waspada, mengingat curah hujan tinggi dan bencana bisa terjadi kapan saja," ungkap Hafizh.

Baca juga: 2 Titik Longsor Timpa Rumah Warga di Kepahiang Bengkulu, Satu Warga Patah Kaki

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved