Longsor di Kepahiang
Longsor Berturut-turut, Wabup Kepahiang Bengkulu Perintahkan Perbaiki Drainase
Musibah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kepahiang, Bengkulu, membuat Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang, Abdul Hafizh turun tangan.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Musibah longsor yang terjadi di beberapa titik di Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu membuat Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang Abdul Hafizh turun tangan.
Pada Selasa (25/2/2025), Hafizh mendatangi lokasi longsor di Desa Bukit Menyan, Bermani Ilir.
Di lokasi ini, ada empat rumah yang rusak akibat longsor, yakni rumah milik warga bernama Zainudin (40 tahun), Sidik (55 tahun), Sunardi (65 tahun), dan Suroto (34 tahun).
Satu warga juga menderita luka-luka akibat longsor ini. Warga tersebut bernama Seli Aryanti (21 tahun), yang menderita patah kaki akibat tertimpa material bangunan.
Di lokasi ini, bupati memberikan bantuan berupa sembako, matras, family kit, serta obat-obatan.
Hafizh sendiri mengatakan bantuan ini hanya berupa solusi sementara, dan sebagai bentuk kehadiran Pemkab Kepahiang ke warga yang tertimpa musibah.
"Ini adalah bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah. Mudah-mudahan bisa meringankan beban warga kita yang tertimpa musibah," kata Hafizh kepada TribunBengkulu.com.
Untuk solusi jangka panjang, Hafizh telah memerintahkan pihak dinas terkait dan juga pihak desa untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur yang ada, termasuk drainase.
Pembangunan drainase di titik-titik rawan ini sangat diperlukan, untuk mencegah bencana yang sama kembali terulang.
Selain itu, karena saat ini curah hujan di Kepahiang masih tinggi, wabup meminta semua pihak agar tetap waspada, terutama di daerah-daerah yang rawan bencana.
"Seluruh masyarakat, harus tetap waspada, mengingat curah hujan tinggi dan bencana bisa terjadi kapan saja," ungkap Hafizh.
Baca juga: 2 Titik Longsor Timpa Rumah Warga di Kepahiang Bengkulu, Satu Warga Patah Kaki
| Longsor di Jalan Alternatif Lubuk Sini Kepahiang Makin Parah, Satlantas Pasang Barier |
|
|---|
| Longsor di Air Raman Kepahiang, BPBD Perkirakan Pembersihan Material Butuh Waktu Sepekan |
|
|---|
| BPBD Catat Kerugian Material Akibat Banjir dan Longsor di Kepahiang Bengkulu Rp 102 Juta |
|
|---|
| Warga Korban Banjir di Kepahiang Bengkulu Keluhkan Kesulitan Air Bersih ke Bupati Zurdi Nata |
|
|---|
| Banjir di Kepahiang Bengkulu, 80 Kepala Keluarga Terdampak dan Sempat Mengungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Wabup-Kepahiang-Abdul-Hafizh-kunjungi-lokasi-longsor.jpg)