Banjir dan Longsor di Kepahiang
Banjir di Kepahiang Bengkulu, 80 Kepala Keluarga Terdampak dan Sempat Mengungsi
Banjir yang terjadi di Keban Agung, Bermani Ilir, Kepahiang Bengkulu sempat membuat puluhan kepala keluarga (KK) mengungsi.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Banjir di Kelurahan Keban Agung Kecamatan Bermani Ilir Kabupaten Kepahiang Provinsi Bengkulu sempat membuat puluhan kepala keluarga (KK) mengungsi.
Plt Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kepahiang, Hendra mengatakan air mulai menggenangi rumah warga pada Rabu (12/3/2025) sore hingga malam.
Puncak ketinggian banjir terjadi sekitar pukul 20.00 WIB malam, yakni mencapai 100 centimeter.
"Tadi malam, ada dua kelurahan yang terdampak, yakni RT 01 dan RT 03, Kelurahan Keban Agung," kata Hendra kepada TribunBengkulu.com, Kamis (13/3/2025).
Beberapa KK akibat banjir ini memilih untuk mengungsi sementara ke tempat yang aman, sambil menunggu air surut.
Beberapa KK lain memilih untuk bertahan, sambil menjaga barang-barang di rumah.
Sementara, Wakil Bupati (Wabup) Kepahiang, Abdul Hafizh sempat meninjau lokasi banjir di Keban Agung ini pada Rabu (12/3/2025) malam.
Menurut Abdul Hafizh, kondisi warga pada tadi malam cukup memprihatikan, karena air menggenangi rumah, di tengah persiapan berbuka serta sahur.
"Tim kita BPBD dan OPD terkait serta TNI/Polri sudah turun, sampai tadi pagi," kata Hafizh.
Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (12/3/2025) malam, terjadi banjir dan tanah longsor di Kepahiang akibat hujan lebat yang terjadi sejak sore.
Beberapa wilayah yang terendam antara lain di Kelurahan Padang Lekat, Desa Mekar Sari di Kabawetan, dan Desa Keban Agung di Bermani Ilir.
Setidaknya belasan rumah warga di Gang Mangga 2, Kelurahan Padang Lekat, Kepahiang Bengkulu terendam banjir pada Rabu (12/3/2025) malam.
Pantauan TribunBengkulu.com, salah satu titik banjir ada di Gang Mangga 2, Kelurahan Padang Lekat, Kecamatan Kepahiang.
Di titik ini, air merendam jalan hingga masuk ke dalam rumah warga, dengan ketinggian antara 20 hingga 30 cm.
Puncak ketinggian air menurut warga adalah pada pukul 20.00 WIB malam. Saat itu, genangan air di jalanan hingga sepaha orang dewasa, dan di dalam rumah hingga selutut orang dewasa.
Baca juga: 2 Sekolah dan Puskesmas Terdampak Banjir di Kepahiang Bengkulu
Banjir dan Longsor di Kepahiang
Banjir di Kepahiang
Running News
TribunBreakingNews
kepahiang
Bengkulu
Banjir
BPBD Kepahiang
| BPBD Catat Kerugian Material Akibat Banjir dan Longsor di Kepahiang Bengkulu Rp 102 Juta |
|
|---|
| Warga Korban Banjir di Kepahiang Bengkulu Keluhkan Kesulitan Air Bersih ke Bupati Zurdi Nata |
|
|---|
| 2 Sekolah dan Puskesmas Terdampak Banjir di Kepahiang Bengkulu |
|
|---|
| Sempat Buka Tutup Akibat Longsor, Jalan Lintas Kepahiang-Kota Bengkulu Sudah Bisa Dilewati |
|
|---|
| Sempat Buka Tutup Akibat Longsor, Jalan Lintas Kepahiang - Bengkulu Sudah Bisa Dilalui |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Banjir-di-Keban-Agung-Bermani-Ilir-Kepahiang-Bengkulu.jpg)