Jumat, 5 Juni 2026

PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Calon Bupati Elva Hartati Beberkan Persiapan Hadapi PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Ketua DPD Provinsi Bengkulu Elva Hartati siap mengikuti PSU Pilkada Bengkulu Selatan, maju kembali dengan calon wakilnya Makrizal Nedi.

Tayang:
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
PSU PILKADA - Elva Hartati Calon Bupati Selatan yang akan ikut PSU Pilkada Bengkulu Selatan saat diwawancara TribunBengkulu.com, Minggu (2/3/2025). Ketua DPD PDIP Provinsi Bengkulu menyatakan siap mengikuti PSU. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Ketua DPD Provinsi Bengkulu Elva Hartati siap mengikuti Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bengkulu Selatan.

Mantan anggota DPR RI ini, salah satu calon Bupati Bengkulu Selatan yang maju pada Pilbup 2024 berpasangan dengan Makrizal Nedi.

Elva mengungkapkan sejumlah persiapan menjelang pelaksanaan PSU tersebut. 

"Kita turun ke bawah untuk sosialisasi lagi, partai-partai kami, mereka ini tugasnya untuk memenangkan saya, doakan ya, optimis semua kader optimis menang," kata Elva.

Pilkada ulang ini karena adanya Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendiskualifikasi Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi. Hakim menilai jabatan Gusnan telah sampai dua periode.

Sehingga MK menginstruksikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan menggelar Pemilihan Bupati (Pilbup) Bengkulu Selatan harus diulang.

Pada pelaksanaan PSU ini, berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Tidak ada tahapan kampanye hingga debat kandidat. 

"Tidak ada kampanye, tidak ada debat kandidat, nomor urut tetap ya. Kita tetap menemui tokoh-tokoh masyarakat. Tetap lanjut," sambung Elva.

Ada tiga paslon pada Pilkada 2024. Elva berpasangan dengan Makrizal Nedi mendapatkan nomor urut 1.

Sedangkan nomor urut 2 untuk pasangan Gusnan Mulyadi dan Ii Sumirat Mersyah. Lalu nomor urut 3 untuk pasangan calon Rifai Tajudin dan Yevri Sudianto.

Untuk tim pasangan calon Bupati Bengkulu Selatan Gusnan - Ii, saat ini tengah melakukan penjaringan yang bakal menggantikan Gusnan Mulyadi dalam PSU Pilbup Bengkulu Selatan. 

Nama pengganti Gusnan ini harus ada dalam waktu 60 hari pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) RI 24 Februari 2025.

Salah satu nama kandidat yang digadang-gadang pengganti Gusnan Mulyadi yakni ada Nurmalena, istri dari Gusnan.

Nurmalena saat ini menjabat sebagai anggota Komisi I DPRD Bengkulu Selatan periode 2024-2029. Juga merupakan kader dari Partai NasDem.

Diketahui, saat ini dari DPD Partai Nasdem Bengkulu Selatan masih membuka pendaftaran bagi calon Bupati Bengkulu Selatan, pengganti Gusnan Mulyadi maju di PSU Bengkulu Selatan.

Baca juga: Pemkab Bengkulu Selatan Siap Laksanakan PSU Pilkada, Anggaran Masih Dibahas

Siapkan Sosok Pengganti

Gusnan Mulyadi siapkan sosok pengganti dirinya maju pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Bupati (Pilbup) Bengkulu Selatan.

Ini setelah putusan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) mendiskualifikasi Calon Bupati (Cabup) Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi karena hakim menilai jabatan Gusnan telah sampai dua priode.

MK juga menginstruksikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bengkulu Selatan menggelar Pemilihan Bupati (Pilbup) Bengkulu Selatan diulang.

Sementara Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bengkulu Selatan Ii Sumirat Merysah tetap dapat mencalonkan diri.

Keputusan tersebut dibacakan oleh Hakim Mahkamah Konstitusi, Daniel Yusmic Pancastaki Foekh saat pembacaan putusan akhir sengketa Pilkada Bengkulu Selatan pada Senin (24/2/2025) malam.

Merespon putusan PSU Pilbup Bengkulu Selatan, Ketua DPD Partai NasDem Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengatakan akan melakulan seleksi kandidat calon bupati.

Dari partai NasDem akan membuka pendaftaran bagi kandidat yang berpotensi maju di PSU.

"Kita lihat dulu. Nantinya partai akan membuka pendaftaran. Saya kan Ketua Partai NasDem, jadi kami akan menyeleksi siapa saja yang berpotensi untuk maju. Kita akan lihat dari berbagai aspek," ujar Gusnan kepada TribunBengkulu.com, Rabu (26/2/2025).

Sosok penggantinya, lanjut Gusnan, bisa berasal dari internal Partai NasDem maupun dari luar, tergantung pada dinamika politik ke depan.

Ia menegaskan meskipun dirinya didiskualifikasi, Partai NasDem tetap memiliki basis pendukung yang kuat dan siap berjuang di PSU.

"Peluang ini terbuka untuk umum, dan kami akan mendukung secara penuh siapa pun yang dipilih menggantikan saya. Kita ini kan sejatinya pemenang Pilkada 2024, hanya saja didiskualifikasi. Artinya, kekuatan basis di lapangan masih tetap solid," ungkap Gusnan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved