Selasa, 9 Juni 2026

Viral di Media Sosial

ISAK TANGIS Dedi Mulyadi Kunjungi Objek Wisata di Puncak Bogor: Martabat Saya Direndahkan

Isak tangis Dedi Mulyadi saat kunjungi wisat di puncak Bogor, sebut martabatnya sebagai Gubernur Jawa Barat dipertaruhkan. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Tribun Jabar
GUBERNUR JABAR DEDI MULYADI - Kolase foto Dedi Mulyadi yang menangis saat kunjungi wisata di puncak Bogor disebut jadi penyebab banjir, Sabtu (08/03/2025). Isak tangis Dedi Mulyadi saat kunjungi wisat di puncak Bogor, sebut martabatnya sebagai Gubernur Jawa Barat dipertaruhkan. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Isak tangis Dedi Mulyadi saat kunjungi wisat di puncak Bogor, sebut martabatnya sebagai Gubernur Jawa Barat dipertaruhkan. 

Pada Kamis kemarin, Dedi Mulyadi mengunjungi tempat wisata di Desa Sukagalih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pada saat mengunjungi lokasi itu, dia terlihat lesu.

Matanya melihat ke arah kejauhan.

Dedi Mulyadi menangis melihat alih fungsi lahan di kawasan itu.

"Lah, itu sudah ada bangunan ya (jembatan gantung), itu yang paling melanggar. Lihat itu terbelah sampai longsor," kata Dedi sambil menunjuk tempat wisata jembatan Eiger Adventure Land, Megamendung, Kabupaten Bogor dikutip dari Tribun Sumsel.com 

Saat mengunjungi kawasan itu, Dedi Mulyadi didampingi Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi.

Wawan berupaya menenangkan Dedi Mulyadi.

Wawan menjawab ketika Dedi Mulyadi menanyakan soal perizinan tempat wisata.

Ternyata pembangunan tempat wisata itu mendapat izin dari Bupati Bogor terdahulu.

"Ini yang ngizinin dulu bupati?" tanya Dedi Mulyadi, dikutip dari Tribun Jabar. 

"Zaman (Bupati Bogor) Bu Ade Yasin," timpal Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara dan Wawan Hikal Kurdi.

Buntut sidak yang dilakukan Dedi ini, Kementerian Lingkungan Hidup telah menyegel empat lokasi yang diduga melanggar izin lingkungan di Bogor.

Keempatnya yaitu lokasi milik PT Perusahaan Perkebunan Sumber Sari Bumi Pakuan (Kantor Operasional sebelum Telaga Saat), PTPN I Regional 2 Gunung Mas, PT Jaswita Jabar (Hibisc Fantasy), dan kawasan Eiger Adventure Land. 

Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan pihaknya telah mengidentifikasi 33 tenant atau lokasi di kawasan Puncak yang akan disegel karena diduga melanggar ketentuan lingkungan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved