Berita Kepahiang
Berdekatan Idulfitri, Kapolres Kepahiang Bengkulu Pastikan Hari Raya Nyepi Berjalan Aman
Kapolres Kepahiang, AKBP M Faisal Pratama memastikan pelaksanaan hari raya Nyepi di Kepahiang, Bengkulu, akan berjalan aman.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Kapolres Kepahiang, AKBP M Faisal Pratama memastikan pelaksanaan hari raya Nyepi di Kepahiang, Bengkulu, akan berjalan aman.
Meski hari raya Nyepi berdekatan dengan hari raya idulfitri, dan bertepatan dengan bulan ramadhan, kapolres memastikan perayaan Nyepi tidak terganggu.
Untuk memastikan hal ini, kapolres juga telah mengunjungi Pura Dharma Kerti, yang ada di Desa Suro Bali, Kecamatan Ujan Mas, Selasa (25/3/2025) kemarin.
Di sini, Kapolres AKBP M Faisal Pratama melihat langsung situasi, dan mengecek persiapan di lapangan.
Kapolres juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat dan tokoh agama di Desa Suro Bali ini.
"Ibadah Nyepi akan dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu, 29-30 Maret 2025 nanti. Kita sudah memantau situasi, dan semuanya akan berjalan baik dan lancar," kata Faisal kepada TribunBengkulu.com, Rabu (26/3/2025) siang.
Sementara, Ketua BPD Desa Suro Bali, Harman mengatakan beberapa ritual dan persiapan lain juga sudah mulai dilakukan masyarakat umat hindu.
Harman juga memastikan tidak ada kendala, atau gangguan dalam perayaan Nyepi tahun ini.
"Masyarakat kami sudah memahami pancasila dan keberagaman. Tidak ada lagi hal-hal yang perlu dirisaukan, dan hal ini sudah berjalan selama bertahun-tahun," ungkap Harman.
Desa Suro Bali di Ujan Mas, Kepahiang, merupakan salah satu desa dengan penduduk paling beragam.
Di desa ini, masyarakatnya banyak yang memeluk hindu, selain agama islam dan agama lainnya.
| Pemkab Kepahiang Kembali Raih Opini WTP, Bupati Zurdi Nata Sebut Hasil Kerja Keras Seluruh OPD |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Kepahiang: Kemajuan Teknologi Tanpa Moral Bisa Menyesatkan |
|
|---|
| Harga Plastik dan Gas Naik, Usaha Jasa Roasting Kopi di Kepahiang Tertekan |
|
|---|
| 15 Pelajar SMP di Kepahiang Terancam Putus Sekolah Akibat Tak Ikuti TKA |
|
|---|
| Harga Kopi di Kepahiang Mulai Stabil, Pasokan dari Petani Kembali Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kapolres-Kepahiang-kunjungi-Pura-Dharma-Kerti.jpg)