Kamis, 4 Juni 2026

Viral di Media Sosial

MOTIF Pria di Bantul Bunuh Pacarnya, Jasad Disimpan hingga Tinggal Kerangka, Alasan Masih Cinta

Motif Rafy Ramadhan (24) bunuh pacarnya, Enggal Dika Puspita atau EDP (23) dengan cara dicekik dan jasadnya disimpan hingga menjadi kerangka. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Dok Humas Polres Bantul
VIRAL DI MEDIA SOSIAL - Polisi melakukan olah TKP kasus dugaan pembunuhan pacar di Sabdodadi, Bantul, Bantul. Kamis (20/3/2025) malam. Motif Rafy Ramadhan (24) bunuh pacarnya, Enggal Dika Puspita atau EDP (23) dengan cara dicekik dan jasadnya disimpan hingga menjadi kerangka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Motif Rafy Ramadhan (24) bunuh pacarnya, Enggal Dika Puspita atau EDP (23) dengan cara dicekik dan jasadnya disimpan hingga menjadi kerangka. 

Padahal keduanya telah menjalin hubungan selama lima tahun. 

Namun sayangnya, mereka tinggal bersama tanpa adanya ikatan pernikahan. 

Menurut pengakuan Rafy, dirinya tidak tahan dengan sikap temperamental korban.

"Jadi, selama lima tahun menjalin hubungan/pacaran memang seperti hubungan biasa. Tetapi, semakin lama temperamen dan emosional korban semakin terlihat dan saya beberapa kali mendapatkan kekerasan fisik," ungkap Rafy saat dihadirkan dalam jumpa pers di lobi Polres Bantul, Selasa (25/3/2025).

Pelaku sempat mencoba kabur dari korban, tetapi pelaku tetap ditemukan oleh korban.

"Seberapa jauh saya kabur, pasti ditemukan. Itu (saat korban masih hidup, pelaku kabur dari korban) supaya ya tidak terjadi hal-hal seperti itu (pembunuhan). Tapi, karena sudah terlanjur pecah emosi saya, waktu itu ya memang sudah terjadi," ujar pelaku.

Pelaku menghabisi korban setelah terlibat cekcok perkara masakan bakso yang gosong.

Dalam pertengkaran itu, korban sempat memukul pelaku menggunakan sapu sebanyak lima kali, hingga akhirnya mendorong Rafy untuk mencekik korban.

Saat pelaku melakukan aksinya, korban sempat meminta maaf. Namun, Rafy terlanjur termakan emosi.

"(Waktu dicekik korban sempat minta maaf) tapi saya lanjutkan (mencekik) karena emosi saya masih meluap-luap di situ. Jadi, saya tidak bisa berpikir jernih yang ada cuma melampiaskan emosi saya tapi malah sampai begitu (meninggal dunia)," papar dia.

Baca juga: Pria di Bantul Diduga Cekik Pacarnya hingga Tewas, Kerangka Jenazah Korban Disimpan di Rumah Pelaku

Ia pun menceritakan bagaimana korban akhirnya bisa menjadi kerangka. 

Setelah membunuh korban dengan cara mencekik pada Rabu (25/9/2025) pagi, pelaku meninggalkan jasadnya di dalam kamar kontrakan.

Beberapa waktu kemudian, korban ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved