Senin, 13 April 2026

Lebaran 2025

Pesan Bupati Huda ke Pengelola Wisata di Mukomuko Bengkulu saat Libur Lebaran 2025

Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda mengingatkan pengelola usaha pariwisata untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan.

Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Panji Destama/TribunBengkulu.com
LIBUR LEBARAN - Bupati Mukomuko Choirul Huda saat diwawancara, Senin (31/3/2025). Choirul Huda mengingatkan pengelola wisata di Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu untuk perketat keamanan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjug selama libur lebaran. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Choirul Huda mengingatkan pengelola usaha pariwisata untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan yang berkunjung selama libur lebaran 2025.

Seluruh pengelola tempat wisata harus memastikan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat.

Pemeriksaan dan pemeliharaan sarana wisata, seperti wahana permainan, fasilitas umum dan fasilitas lainnya menjadi prioritas utama.

"Keamanan pengunjung adalah hal utama. Setiap fasilitas, baik itu wahana bermain anak-anak, kemudian wc umum dan fasilitas lainnya harus dicek kelayakannya, sebelum digunakan,” ungkap Huda, Selasa (1/4/2025).

Lanjut Huda, sejumlah objek wisata di Mukomuko akan menggelar hiburan rakyat. Diperkirakan nanti, tempat objek wisata banyak dikunjungi wisatawan.

Terkait hal itu, untuk kelancaran arus keluar masuk pengunjung juga harus diperhatikan agar tak terjadi kepadatan arus nantinya.

“Beberapa objek wisata nanti akan menggelar hiburan rakyat dengan mengundang artis, wisatawan yang berkunjung akan memadati jalan menuju objek wisata. Pengelola harus memperhatikan arus di sana, khawatirnya terjadi kepadatan arus,” tutur Huda.

Selain itu, Huda juga meminta pengelola wisata dapat memberikan informasi terkait objek wisatanya. Seperti jam operasional, aturan khusus, dan agenda kegiatan selama libur Lebaran.

Informasi objek wisata, diharapkan bisa disampaikan baik secara fisik di lokasi wisata ataupun di platform digital agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang lebih nyaman.

Tak hanya itu, seperti kebersihan dan kelestarian lingkungan juga menjadi perhatian agar wisatawan merasa nyaman.

Pengunjung serta pelaku usaha wisata diimbau untuk tidak membuang sampah sembarangan dan menghindari aktivitas yang dapat merusak lingkungan sekitar destinasi wisata.

"Untuk kapasitas kendaraan di kawasan wisata juga diperhitungkan dengan baik. Jangan sampai  nanti terjadi kelebihan kapasitas yang dapat mengganggu kenyamanan pengunjung lainnya,” jelas Huda.

Huda juga meminta, pengelola wisata dapat bekerja sama dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Dengan begitu, kebutuhan wisatawan dapat terpenuhi sekaligus mendukung perekonomian masyarakat sekitar. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved