Selasa, 21 April 2026

Kebakaran di Bengkulu Utara

Penyebab Pabrik CPO PT SIL di Bengkulu Utara Terbakar, Perusahaan Derita Kerugian

Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PPKS) yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara, pada Selasa malam (2/4/2025).

Penulis: Bima Kurniawan | Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com/Polsek Padang Jaya
KEBAKARAN PABRIK CPO - Polisi saat melakukan olah TKP kejadian kebakaran pada Rabu (2/4/2025). Peristiwa kebakaran di pabrik CPO yang terletak di Desa Lubuk Banyau Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara terjadi sekitar pukul 21.35 WIB. 

PPKS PT.SIL Bengkulu Utara Alami Kebakaran Akibat Sisa Kernel di Tangki Mesin yang Masih Panas

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Bima Kurniawan  

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU UTARA - Peristiwa kebakaran terjadi di salah satu Pabrik Pengolahan Kelapa Sawit (PPKS) yang ada di Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu pada Selasa malam (1/4/2025). 

Kapolsek Padang Jaya Iptu Ratno menerangkan, peristiwa kebakaran pabrik CPO yang terletak di Desa Lubuk Banyau Kecamatan Padang Jaya Kabupaten Bengkulu Utara terjadi sekitar pukul 21.35 WIB.

Personel Polsek Padang Jaya langsung melaksanakan giat quick respon cek dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran setelah mengetahui ada laporan kebakaran

Api berhasil dipadamkan pada Selasa malam (1/4/2025) sekitar pukul 22.00 WIB. 

"Untuk api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB gerak cepat berdasarkan koodinasi pihak perusahan bersama damkar kami meluncur kemudian api langsung bisa dipadamkan," ungkap Ratno. 

Sementara berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan pihak manajemen pabrik, lanjut Ratno, kebakaran disebabkan oleh sisa kernel di dalam mesin yang masih panas. 

"Hasil dari kajian penelusuran dan keterangan pihak manajemen bahwa kejadian kebakaran tersebut tidak ada unsur sengaja, jadi memang sisa kernel di dalam tabung panas tersebut jadi terbakar," jelas Ratno.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran pabrik sawit tersebut. Namun pihak perusahaan mengalami kerugian materil yang belum dapat diketahui jumlahnya. 

"Dari kejadian tersebut tidak ada korban jiwa tetapi pihak perusahaan mengalami kerugian yang belum diketahui jumlahnya," jelas Ratno.

Baca juga: Perolehan Zakat Fitrah di Bengkulu Utara Naik, Terkumpul Rp 4,7 Miliar dan 558 Ton Beras

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved