Kamis, 4 Juni 2026

Kebakaran di Mukomuko

Breaking News: 2 Unit Rumah di Penarik Mukomuko Bengkulu Ludes Terbakar, Diduga Korsleting Listrik

Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, pada Kamis (3/4/2025).

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
HO Polsek Penarik
KEBAKARAN RUMAH - Warga bersama polisi saat membersihkan puing-puing sisa kebakaran di Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Kamis (3/4/2025). Dua unit rumah milik warga Penarik ludes terbakar. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Dua unit rumah di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu ludes terbakar di lebaran keempat.

Peristiwa kebakaran terjadi di Desa Penarik Kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu, pada Kamis (3/4/2025).

Kapolsek Iptu Edi Permana saat dikonfirmasi TribunBengkulu.com, menerangkan kebakaran menghanguskan 2 unit rumah.

“Ada dua unit rumah yang terbakar di Desa Penarik, Kecamatan Penarik,” ungkap IPTU Edi, Kamis (3/4/2025).

Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. Api muncul pertam kali dari dalam rumah milik Reagen Renatus Saputra Manulang (50).

Lalu menyambar ke rumah Parini Sagala (48). Rumah tersebut terbuat dari kayu sehingga api cepat menyambar.

“Dari saksi mengatakan awal mula api dari rumah Reagen, rumah yang terbuat dari kayu ini langsung menyambar ke rumah Parini,” tutur IPTU Edi.

IPTU Edi mengungkapkan, warga bersama dengan pihaknya dan damkar langsung memadamkan api.

Namun rumah yang terbuat dari kayu membuat api cepat menyambar dan melahap rumah milik korban. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 12.30 WIB.

“Warga juga membantu mengeluarkan barang-barang dari rumah korban yang bisa diselamatkan,” jelas IPTU Edi.

Dari penyelidikan pihak kepolisian, api diduga dari korsleting listrik. Saat itu korban sedang meninggalkan rumahnya.

Untuk kerugian diperkirakan mencapai sebesar Rp 300 juta. Beruntung dalam peristiwa ini tak ada korban jiwa.

“Dugaan sementara karena korsleting listrik, rumah korban saat itu dalam kondisi kosong atau tinggal pemilik, kerugian sebesar Rp 300 juta, tak ada korban jiwa,” kata IPTU Edi.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved