Rabu, 27 Mei 2026

Harga Bahan Pokok di Bengkulu

Harga Santan Naik di Kota Bengkulu Tembus Rp 30 Perkilogram

Harga santan di pasar tradisional panorama Bengkulu, mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir

Tayang:
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com.
HARGA SANTAN MEROKET- Lapak jualan milik Susi di pasar tradisional panorama Bengkulu, Sabtu (5/4/2025). Harga santan di pasar tradisional panorama Bengkulu, mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU- Harga santan di pasar tradisional Panorama Bengkulu, mengalami kenaikan yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir. 

Kondisi ini turut dirasakan dampaknya para pedagang mengalami penurunan omzet.

Salah satunya Susi (46), mengatakan, kenaikan ini sudah berlangsung beberapa bulan terakhir.

"Iya, harga santan sudah lama naik, cuma ketika menjelang bulan puasa kemarin melonjak lagi, yang awalnya dibanderol harga Rp 20 ribu, sekarang mencapai Rp 30 ribu perkilonya," ungkap Susi Sabtu, (5/4/2025).

Menurutnya, kenaikan harga ini berdampak pada penjualan yang menurun drastis. Ia mengungkapkan bahwa pembeli kini jauh berkurang.

"Kalau masih stabil orang-orang bisa beli banyak. Cuma karena mahal jadinya orang, lebih memilih beli Rp 5 ribu-10 ribu perbungkus. Jadi hanya sedikit mendapatkan untungnya" ujar Susi.

Sementara itu, dikatakan Susi, salah satu faktor melonjaknya harga santan dikarenakan, sulitnya mendapatkan pasokan kelapa dari berbagai daerah.

"Kalau biasanya, kami membeli di daerah Tais dan Seluma. Sekarang kelapa susah didapat, pasokannya berkurang makanya harganya naik terus,” jelasnya.

Untuk harga santan kelapa di kedai miliknya kini berkisar Rp 30 ribu per kilogram.

Ia berharap pemerintah atau dinas terkait dapat segera bertindak untuk menstabilkan harga santan dan menelusuri kenapa kelapa susah didapatkan pedagang.

“Semoga harganya bisa turun lagi seperti dulu, kasihan kami yang jualan ini. Banyak juga pembeli yang mengeluh,” harapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved