Kamis, 16 April 2026

Harga Bahan Pokok di Bengkulu

Kapolda Bengkulu Monitoring Pasar Tradisional, Harga Cabai hingga Daging Merangkak Naik

Kapolda Bengkulu Monitoring Pasar Tradisional, Harga Cabai hingga Daging Merangkak Naik

|
Penulis: Beta Misutra | Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu.com
PASAR TRADISIONAL -Kapolda Bengkulu Irjen. Pol Mardiyono turun langsung melakukan monitoring pasar tradisional di Pasar Minggu Kota Bengkulu, H-1 Ramadhan, Rabu (18/2/2026). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono turun langsung melakukan monitoring pasar tradisional di Pasar Minggu Kota Bengkulu, H-1 Ramadhan, Rabu (18/2/2026).

Sidak ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di Bengkulu tetap terkendali. Dari pantauan, harga cabai hingga daging mulai merangkak naik memasuki H-1 Ramadhan.

Kapolda bersama tim Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan, Bulog, serta Disperindag Provinsi Bengkulu menyusuri lorong-lorong pasar untuk memantau harga secara langsung.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan menjelang bulan suci Ramadhan, di mana permintaan masyarakat terhadap bahan pokok meningkat signifikan.

Pastikan Harga Sesuai HET dan HAP

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono menjelaskan, monitoring pasar tradisional dilakukan berdasarkan perintah pimpinan melalui Satgas Saber Pangan.

Tujuannya untuk memastikan harga bahan pokok Bengkulu tidak melampaui ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP).

"Hari ini sesuai dengan perintah Kapolri melalui Satgas Saber Pangan dilakukan pemantauan dan pengecekan di sejumlah pasar tradisional, retail, minimarket dan grosir bahan pokok di Bengkulu, terlebih pada H-1 Ramadhan," ujar Mardiyono dalam wawancara di area parkir Pasar Minggu, Rabu (18/2/2026) sore.

Ia menegaskan, monitoring pasar akan terus dilakukan selama Ramadhan guna menjaga stabilitas harga dan mencegah lonjakan yang merugikan masyarakat.

Harga Cabai hingga Daging Naik

Hasil monitoring pasar tradisional menunjukkan kenaikan harga beberapa komoditas. Cabai merah keriting dijual Rp50.000–75.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000–60.000 per kilogram, dan bawang putih Rp50.000 per kilogram.

Untuk protein hewani, daging ayam tercatat Rp45.000 per kilogram, sedangkan daging sapi segar mencapai Rp150.000 per kilogram. Kenaikan ini dipicu meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan.

"Memang ada sedikit kenaikan harga, khususnya ayam, telur, daging, cabai dan bawang. Namun sejauh ini masih dalam batas wajar dan belum melampaui HET maupun HAP," kata Mardiyono.

Selain itu, harga beras SPHP Rp65.000, beras premium merek Kembang Kol Rp320.000 per 20 kilogram, minyak Kita Rp15.500 per liter, minyak kemasan Rp19.500–20.000, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved