Kamis, 4 Juni 2026

Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

Stok BBM di SPBU Rejang Lebong Bengkulu Dijamin Aman saat Arus Balik Lebaran

Unit Tipidter Satreskrim Polres Rejang Lebong mengecek sejumlah SPBU pada Jumat (4/4/2025), hadapi arus balik libur lebaran Idulfitri 2025.

Tayang:
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
M Rizki Wahyudi/TribunBengkulu.com
STOK AMAN - Unit Tipidter Satreskrim Polres Rejang Lebong memantau SPBU pada Jumat (4/4/2025). Hasilnya, stok BBM di Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu aman hingga arus balik. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi 

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Hadapi arus balik libur lebaran Idulfitri 2025, Unit Tipidter Satreskrim Polres Rejang Lebong mengecek sejumlah SPBU pada Jumat (4/4/2025). 

Petugas melakukan pengecekan stok BBM dan akurasi ketepatan takaran pada masing-masing mesin pompa.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya pelanggaran. Serta untuk stok BBM di Rejang Lebong dipastikan aman. 

Kasat Reskrim Polres Rejang Lebong Iptu Reno Wijaya melalui Kanit Tipidter Aipda Rinto Sahrizal mengatakan, pihaknya rutin memantau stok BBM di sejumlah SPBU yang ada di Rejang Lebong.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kelangkaan BBM menjelang puncak arus balik usai libur lebaran. Untuk di Rejang Lebong, stok BBM dipastikan aman di 6 SPBU yang ada. 

"Kita rutin melakukan pemeriksaan stok, hasilnya aman, tidak ada kelangkaan," ucap kanit. 

Kanit menjelaskan bahwa untuk SPBU di Rejang Lebong ini mendapatkan suplai BBM dari depo Pertamina Lubuklinggau dan Jambi. Sehingga tidak terganggu dengan yang terjadi di Pulau Baai akibat pendangkalan.

Oleh karena itulah, stok BBM di 6 SPBU yang ada di Rejang Lebong dalam kondisi tersedia dan mencukupi kebutuhan masyarakat. 

"Karena untuk SPBU di Rejang Lebong mendapatkan suplai dari Lubuklinggau dan Jambi," lanjut kanit. 

Kanit juga mengatakan bahwa pihaknya memastikan takaran pompa di seluruh SPBU semuanya sesuai. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya pengurangan takaran.

Ia menegaskan, tidak segan-segan memberikan sanksi tegas, seperti penyegelan, pidana, hingga denda apabila ada SPBU yang ditemukan mencurangi meteran dan memalsukan BBM. 

"Aman, termasuk takaran pompa juga sesuai," kata kanit. 

Baca juga: Usai Lebaran, Harga Cabai di Rejang Lebong Bengkulu Turun Drastis

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved