Senin, 8 Juni 2026

Viral di Media Sosial

Sosok Permadi Arya 'Abu Janda' yang Dikabarkan Jadi Komisaris Jasamarga Toll Road Operation

eddy Setya Permadi, Permadi Arya lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973 dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
Kolase X Said Didu dan KOMPAS.com/NURSITA SARI
KOMISARIS JMTO - Kolase pegiat media sosial Permadi Arya atau kerap disapa Abu Janda. Sosok Permadi Arya alias Abu Janda yang dikabarkan jadi komisaris Jasamarga Toll Road Operation (JMTO). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok Permadi Arya alias Abu Janda yang dikabarkan jadi komisaris Jasamarga Toll Road Operation (JMTO).

Berdasarkan poster yang beredar di media sosial, tampak foto Abu Janda dipajang dengan tulisan 'Selamat & Sukses Sebagai Komisaris PT. Jasamarga Toll Road Operation'. 

Raut wajah Abu Janda tampak tersenyum di foto poster tersebut.

Saat dikonfirmasi, Abu Janda hanya memohon doa agar dirinya tetap amanah. 

"Insya Allah. Doakan semoga amanah," ujar Abu Janda kepada Kompas.com, Senin (7/4/2025). Meski begitu, saat ditanya terkait kapan dirinya diangkat menjadi komisaris, Abu Janda meminta agar publik menunggu pengumuman resmi. 

"Nanti ada pengumuman resminya," imbuhnya.

Lantas Siapa Sosok Permadi Arya?

Bernama asli Heddy Setya Permadi, Permadi Arya lahir di Cianjur, Jawa Barat, pada 14 Desember 1973 dari pasangan HM Sudjatna dan Lina Herlin.

Permadi menempuh pendidikan Diploma Ilmu Komputer Informatic It School Singapura (April 1997) dan menjadi Sarjana Business & Finance University of Wolverhampton Inggris (1999).

Karier

Permadi Arya atau Abu Janda menjadi buzzer sejak tahun 2015, tetapi baru full menjadi buzzer pada tahun 2017.

Baca juga: TERBONGKAR Ridwan Kamil Bertemu Lisa Mariana di Hotel Palembang, Nginap dan 2 Minggu Kemudian Hamil

Pada 2018, ia bergabung menjadi buzzer dan influencer tim sukses Joko Widodo di Pilpres 2019.

Sebelum menjadi buzzer, Abu Janda bekerja sebagai karyawan di berbagai perusahaan. Mulai dari perusahaan sekuritas, bank swasta hingga tambang batu bara (1999-2015).

Pegiat sejarah dan seorang reenactor

Namun jauh sebelum dikenal sebagai pegiat media sosial, Permadi juga seorang reenactor, seorang penghobi reka ulang sejarah atau Historical Re-enactment dengan memerankan figur tertentu.

Permadi kerap memeragakan aksi prajurit dari negara lain dan pelbagai zaman, dari prajurit Romawi Kuno, kerajaan Inggris abad pertengahan, tentara pendudukan Jepang, hingga tentara Nazi Jerman.

Paling kontroversial, pernah beredat foto Permadi Arya tengah melakukan salam hormat Nazi (Hitlergruss) di samping patung lilin pemimpin Nazi, Adolf Hitler, yang dilarang di negara-negara Eropa. 

Tak hanya itu, dia juga seorang kolektor benda antik militer. 


Sebagian Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co dan Kompas.com

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved