Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai
Enggano Terancam Krisis Pangan, Gubernur Bengkulu Helmi Sebut Kapal Berangkat Hari Ini
Warga di Pulau Enggano terancam krisis pangan jika lebih dari 5 hari ke depan kapal angkutan Bengkulu-Enggano tak kunjung bisa beroperasi.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Warga di Pulau Enggano terancam krisis pangan jika lebih dari 5 hari ke depan kapal angkutan Bengkulu-Enggano tak kunjung bisa beroperasi.
Kapal angkutan tidak bisa berlayar ke Pulau Enggano karena adanya pendangkalan alur di Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Desa (Kades) Apoho Kecamatan Enggano Kabupaten Bengkulu Utara, Redy Kaitora Selasa (8/4/2025).
Untuk sementara kebutuhan bahan pokok masih tergolong aman meskipun stoknya mulai berkurang dan belum ada pelonjakan harga yang terjadi di Enggano.
Akan tetapi jika lebih dari 5 hari kedepan kapal angkutan ke Pulau Enggano masih belum bisa beroperasi, maka jelas akan membuat Enggano krisis stok pangan.
"Kalau nanti tetap tak bisa berangkat maka akan krisis stok pangan, ini saja stok pangan sudah mulai berkurang," ungkap Redy.
Di sisi lain nelayan Enggano saat ini juga mengalami kendala karena hasil tangkapan mereka tidak bisa dijual ke Kota Bengkulu.
Hasilnya tangkapan nelayan di Enggano terancam membusuk, sehingga akan sangat berdampak pada perekonomian nelayan.
"Di sisi lain anak-anak kita yang sekolah dan kuliah di Bengkulu juga tidak bisa berangkat karena tidak adanya kapal," kata Redy.
Terkait hal tersebut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan pengerukan sudah dilakukan oleh Pemda Provinsi Bengkulu.
Sehingga diperkirakan mulai hari ini kapal angkutan dari Pelabuhan Pulau Baai sudah bisa berangkat ke Pulau Enggano.
Jika kapal belum juga bisa diberangkatkan hari ini Helmi menyatakan akan mengambil sikap atas pengerukan di alur pelabuhan tersebut.
"InsyaAllah Enggano bisa berangkat hari ini, tadi malam saya monitor, malam tadi saya suruh mereka (tim pengerukan) lembur sampai pagi. Sesuai janji Pelindo kapal ke Enggano harus diberangkatkan, kalau tidak diberangkatkan hari ini pemerintah provinsi akan mengambil keputusan yang tegas," ujar Helmi.
Baca juga: Melihat Persiapan Makan Besar di Baitul Izzah Bengkulu Bersama Willie Salim-Ustad Derry Sulaiman
Pendangkalan Pelabuhan Pulau Baai
Pendangkalan Alur Pulau Baai Bengkulu
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
Gubernur Helmi
enggano
Pulau Enggano
Bengkulu
| Aktivitas Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Normal Lagi, Kapal Bermuatan 3.500 Ton Berlayar Aman |
|
|---|
| Kedalaman Alur Capai 6,5 Meter, Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Siap Masuk Babak Baru Transformasi |
|
|---|
| Alur Pelabuhan Pulau Baai Capai 6,5 Meter LWS, Suplai BBM Bengkulu Dijamin Stabil |
|
|---|
| Pengerukan Alur Pelabuhan Pulau Baai Masuki Tahap 2, Percepat Distribusi BBM & Logistik Bengkulu |
|
|---|
| Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu Jadi Sorotan! Pengusaha Pelayaran Nasional Dukung Normalisasi Alur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Helmi-soal-Enggano-2025.jpg)