Selasar Nusantara
'Statemen Menyesatkan' LANTANG Ketua Ormas GRIB Tantang Dedi Mulyadi yang Mau Berantas Premanisme
Pernyataan Dedi Mulyadi yang berencana membentuk satuan tugas (satgas) untuk memberantas premanisme mendapat reaksi keras.
TRIBUNBENGKULU.COM - Pernyataan Dedi Mulyadi yang berencana membentuk satuan tugas (satgas) untuk memberantas premanisme di Jawa Barat menuai respons keras dari Ketua Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jawa Barat, Gabryel Alexander Etwiorry.
Gabryel menilai pernyataan tersebut menyesatkan dan secara terbuka menantang Dedi Mulyadi untuk berdiskusi langsung.
Ia bahkan mengajak Dedi Mulyadi, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, untuk bertemu dan berdiskusi secara terbuka.
Gabryel menyampaikan tantangan tersebut sebagai tanggapan atas pernyataan Dedi Mulyadi soal pembentukan Satgas Antipremanisme.
Sejak menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menggagas pembentukan Satgas Antipremanisme sebagai bentuk respons terhadap maraknya aksi premanisme dan intimidasi oleh sejumlah organisasi masyarakat (ormas) dan LSM, termasuk praktik meminta THR hingga pungutan liar (pungli) yang kerap viral.
Namun, langkah tersebut rupanya menyinggung sebagian ormas atau LSM. Salah satunya adalah Ketua DPD GRIB Jaya Jabar, Gabryel Alexander Etwiorry.
Melalui tayangan di kanal YouTube Titik Temu Podcast, Gabryel menyampaikan tantangan terbuka kepada Dedi Mulyadi terkait wacana pemberantasan premanisme.
"Saya sampaikan di sini, saya tantangan terbuka untuk diskusi aktif. Ayo, kita ngobrol jadi jangan supaya masyarakat itu menstigma ormas seakan-akan (buruk), kenapa? Statement bapak (Dedi) itu bagi kami menyesatkan, pak," ujar Gabryel.
Ia juga mengundang Dedi Mulyadi untuk datang langsung ke kantornya guna membahas lebih dalam soal definisi premanisme.
"Saya ingin belajar dari bapak, saya ingin tahu pemahaman preman itu yang kayak gimana. Saya sampai hari ini belum paham pak, preman itu kayak gimana," lanjutnya.
Selain menantang, Gabryel turut memberikan saran agar pemberantasan premanisme juga menyasar ke dalam birokrasi pemerintahan.
Menurutnya, praktik premanisme juga terjadi di lingkungan birokrasi.
"Kami pun kalau memang gubernur membentuk satgas premanisme, hari ini tolong bersih-bersih itu jangan keluar dulu, ke dalam dulu, karena kami di GRIB juga akan membentuk satgas untuk memberantas premanisme di birokrasi. Jadi birokrat ini semuanya benar."
"Bupati, gubernur enggak semuanya bener, jadi jangan seakan-akan selama ini, oknum preman itu adanya cuma di ormas," tegasnya.
Aksi Ketua DPD GRIB Jaya Jabar menantang Dedi Mulyadi tersebut sontak jadi sorotan.
| Profil Nur Agis Aulia, Wakil Wali Kota Serang yang Minta Maaf Usai Antar Anak ke Sekolah Naik Motor |
|
|---|
| Pilih jadi Janda, 10 Daerah Provinsi di Indonesia yang Paling Banyak Perempuan Gugat Cerai Suami |
|
|---|
| Profil Saepul Binzein, Bupati Purwakarta Gadaikan SK untuk Belikan Tanah Ortu Siswa yang Masuk Barak |
|
|---|
| 3 Mega Proyek 100 Hari Kerja Gubernur Kalsel Muhidin: Stadion Internasional hingga Jembatan Laut |
|
|---|
| Kabar Terbaru Gubernur Aceh Muzakir Manaf yang Sakit dan Dirawat di Singapura |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/TANTANG-DEDI-MULYADI12151.jpg)