Berita Rejang Lebong
Waspada, Angin Kencang di Rejang Lebong Bengkulu Rawan Pohon Tumbang
Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu rawan terjadi banjir, tanah longsor, puting beliung hingga pohon tumbang.
Penulis: M Rizki Wahyudi | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Di tengah musim pancaroba yang ditandai dengan cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang membuat potensi bencana alam meningkat.
Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu rawan terjadi banjir, tanah longsor, puting beliung hingga pohon tumbang.
Khusus pohon tumbang terutama di sekitar ruas jalan perlu adanya pemangkasan.
Seperti yang terjadi pada Minggu (20/4/2025) pagi, sebuah pohon tumbang menutupi badan jalan.
Arus lalu lintas sempat terganggu hingga proses evakuasi selesai dilakukan. Terjadinya pohon tumbang ini memang cukup tinggi ditengah cuaca seperti ini.
Oleh karena itu, perlu adanya pemangkasan pohon-pohon besar oleh dinas terkait. Terutama di sekitar ruas jalan yang kerap dilalui masyarakat untuk menghindari hal-hal tak diinginkan.
Kepala Pelaksana BPBD Rejang Lebong Drs Shalahuddin melalui Kasi Kedaruratan BPBD Rejang Lebong Rio Agustian Pakpahan mengatakan, memang cuaca saat ini tidak bisa ditebak.
Maka dari itu rawan terjadi bencana seperti banjir, longsor, angin puting beliung hingga pohon tumbang. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati.
"Cuaca sekarang tak menentu, kadang hujan kadang panas kadang angin kencang, harus tetap waspada," jelas Rio.
Terkait masalah sering terjadinya pohon tumbang, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Rejang Lebong.
Ini dikarenakan pemangkasan pohon-pohon terutama disekitar ruas jalan merupakan kewenangan dinas tersebut.
Karena pohon-pohon tua atau pohon yang berada di sekitar ruas jalan perlu dipangkas untuk menghindari terjadinya pohon tumbang.
"Akan kita koordinasikan ke DLH, yang jelas kita BPBD siap jika diperlukan," papar Rio.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong terus melakukan pemangkasan pohon besar dan tua.
| BKSDA Sebut Tak Ada Jejak Baru Beruang Madu di Desa Pal 100 Rejang Lebong |
|
|---|
| 12 Jamaah Haji Rejang Lebong Pulang Bertahap, Ikuti Jadwal Kloter |
|
|---|
| Dapur MBG di Rejang Lebong Tak Terdampak Kendala Anggaran, Operasional Berjalan Normal |
|
|---|
| Harga Kopi Rejang Lebong Turun Lagi, Terendah Rp49 Ribu per Kilogram |
|
|---|
| Hingga Juni 2026, ADD dan DD Tahap I di Rejang Lebong Belum Juga Cair |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Evakuasi-pohon-tumbang-20-april.jpg)